BerandaHits
Kamis, 5 Mar 2026 15:43

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

Universitas Diponegoro menegaskan nggak ada toleransi terhadap pelaku kekerasan. (via Akademi Prestasi)

Universitas Diponegoro akhirnya buka suara soal kasus mahasiswa FIB 2024 yang diduga terlibat kekerasan seksual sekaligus jadi korban penganiayaan. Tegaskan "zero tolerance" buat kekerasan, Undip bentuk Tim Kode Etik untuk usut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu.

Inibaru.id - Menanggapi unggahan viral terkait dugaan penganiayaan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) berinisial A, serta laporan keterlibatannya dalam tindak kekerasan seksual, Universitas Diponegoro (Undip) mengeluarkan pernyataan tegas. Pihak kampus menyayangkan semua bentuk kekerasan yang terjadi di lingkungan mereka.

Bagi Undip, kekerasan dalam bentuk apa pun baik itu pelecehan seksual maupun aksi main hakim sendiri adalah hal yang nggak bisa ditoleransi dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

Komitmen Lindungi Korban Pelecehan

Pihak kampus berjanji akan berpihak dan melindungi korban pelecehan. (Antara)
Pihak kampus berjanji akan berpihak dan melindungi korban pelecehan. (Antara)

Terkait isu kekerasan seksual yang menyeret mahasiswanya, Undip berjanji nggak bakal tinggal diam. Kampus berkomitmen menindaklanjuti laporan tersebut secara serius lewat mekanisme prosedur yang ada.

Nggak cuma soal sanksi buat pelaku, Undip juga menegaskan bakal memberikan pendampingan serta perlindungan penuh kepada korban pelecehan seksual tersebut. Safe space buat korban jadi prioritas utama nih, Gez.

Usut Tuntas Aksi Main Hakim Sendiri

Di sisi lain, Undip juga menyoroti aksi dugaan penganiayaan yang menimpa terduga pelaku (Arnendo). Meski yang bersangkutan diduga melakukan kesalahan, Undip sangat menyesalkan adanya tindakan main hakim sendiri. Kampus bakal mengusut kasus penganiayaan ini secara komprehensif agar semuanya terang benderang.

Nggak sekadar omongan, Undip sudah membentuk Tim Kode Etik untuk mengawal kasus ini dari dua sisi. Pihak kampus berjanji bakal menjatuhkan sanksi tegas tanpa pandang bulu kalau memang terbukti ada pelanggaran peraturan universitas.

Saat ini, proses hukum juga tengah berjalan. Undip menyatakan menghormati proses tersebut dan akan terus memantau agar semuanya berlangsung objektif, transparan, dan adil bagi semua pihak yang terlibat.

Gimana pendapatmu, apakah tindakan main hakim sendiri bisa dibenarkan dalam kasus seperti ini? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved