Heboh Caisar YKS Live TikTok 24 Jam, Ini Bahaya Media Sosial Berlebihan

Heboh Caisar YKS Live TikTok 24 Jam, Ini Bahaya Media Sosial Berlebihan
Caisar YKS Live TikTok 24 jam, bahaya banget bermain media sosial berlebihan. (Kumparan/Munady Widjaja)

Caisar YKS kedapatan Live TikTok 24 Jam. Saking nggak biasanya durasi live ini, ada yang menuduhnya memakai narkoba. Selain itu, kebiasaan bermain media sosial berlebihan seperti ini juga nggak baik lo. Apa saja sih bahayanya?

Inibaru.id – Beberapa waktu belakangan, nama Caisar YKS kembali jadi pembicaraan warganet Indonesia. Hal ini disebabkan oleh aksinya live TikTok selama 24 alias sehari semalam. Bahkan, ada yang menuduh Caisar mengonsumsi narkoba karena begitu sering live di media sosial tersebut dalam durasi yang sangat lama.

Kabar ini pun langsung mendapatkan respons dari yang bersangkutan. Dia mengaku nggak selalu melakukan siaran langsung 24 jam.

“Nggak dua hari, sesuka saya aja gitu. Nggak sampai setiap hari untuk live,” jelas Caisar, Senin (9/5/2022).

Selama live di TikTok, Caisar hanya berperan sebagai DJ alias memutar musik saja. Baginya aktivitas ini nggak melelahkan meski dilakukan dalam durasi yang sangat panjang.

“Ya nge-DJ gitu doang bang,” jelasnya.

Bahaya Media Sosial Berlebihan

Media sosial memang mengasyikkan untuk terus diikuti. Apalagi jika ada banyak konten yang menarik. Masalahnya, bermain media sosial berlebihan sebagaimana yang dilakukan Caisar bisa menyebabkan efek buruk bagi kesehatan psikis dan pola pikir. Maklum, kita seperti jadi terputus koneksinya dengan dunia sekitar.

Berikut adalah efek buruk dari berlebihan bermain media sosial yang patut untuk kamu waspadai.

Merusak Waktu Tidur

Efek paling kentara dari bermain media sosial berlebihan adalah terganggunya waktu tidur. Banyak yang bahkan tanpa sadar bermain media sosial hingga dini hari sehingga saat bangun pagi, tubuh jadi nggak segar dan mudah mengantuk.

Penggunaan media sosial yang berlebihan bisa merusak kesehatan fisik dan mental. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Penggunaan media sosial yang berlebihan bisa merusak kesehatan fisik dan mental. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Paparan layar gawai selama kamu memainkan media sosial merusak hormon yang mempengaruhi waktu tidurmu. Oleh karena itulah kamu seperti nggak mengantuk saat memainkannya terus-menerus. Padahal, tubuhmu sebenarnya sangat membutuhkan waktu beristirahat.

Dampaknya nggak sekadar membuatmu jadi mudah mengantuk, sulit berpikir, dan susah konsentrasi. Kamu jadi rentan terkena kecelakaan, penurunan sistem imun tubuh yang berimbas pada mudahnya penyakit datang, hingga rusaknya kesehatan mental.

Mudah Depresi dan Cemas

Sudah banyak penelitian yang mengaitkan media sosial dengan peningkatan risiko terkena gangguan mental depresi dan kecemasan atau anxiety. Maklum, konten-konten di media sosial yang terkesan serba bagus cukup kontras dengan dunia nyata sehingga akhirnya membuat pengguna media sosial jadi mudah nggak bahagia.

Waktu Terbuang Percuma

Bukannya bekerja atau melakukan hal lain yang lebih produktif, kamu malah menghabiskan waktu untuk bermain media sosial saja. Selain itu, kamu juga bakal lebih sering menghabiskan uang untuk hal-hal yang nggak diperlukan hanya gara-gara pengin mengikuti apa yang sedang ngetren di media sosial. Padahal, uang ini bisa jadi bakal lebih berguna buat kamu untuk menikmati kebahagiaan di dunia nyata seperti dengan jalan-jalan atau wisata kuliner.

Jadi Korban Cyberbullying

Kasus cyberbullying alias perundungan di media sosial semakin sering terjadi, lo. Kamu mungkin pernah mendengar istilah ‘dirujak warganet’. Jangan anggap perundungan. Kalau sebelumnya korban sudah mengalami gangguan mental, bisa jadi akan melakukan bunuh diri, lo. Duh bahaya banget, ya?

Jadi, sebaiknya kamu segera deh tinggalkan kebiasaan bermain media sosial berlebihan. Sesekali menggunakannya untuk hiburan masih nggak apa-apa kok, asalkan nggak sampai puluhan jam sebagaimana yang dilakukan Caisar YKS, ya? (Pik, Ekr/IB09/E05)