Inibaru.id - Siapa sih yang nggak suka menyesap wedang jahe pas cuaca lagi dingin-dinginnya? Selain bikin badan hangat, jahe memang juara buat usir batuk dan pilek berkat kandungan antioksidannya. Tapi, jangan senang dulu, Gez! Ternyata rempah "ajaib" ini nggak selalu ramah buat semua orang.
Bukannya jadi sehat, minum air jahe di saat yang nggak tepat malah bisa bikin masalah kesehatan makin gawat. Melansir dari CNN Indonesia, ada 7 kondisi yang mengharuskanmu menjauh dulu dari gelas wedang jahe. Simak ya!
Baca Juga:
Hangatnya Jahe Jadi Rahasia Minyak Tawon1. Orang dengan Kelainan Darah
Buat kamu yang punya masalah pembekuan darah seperti hemofilia, air jahe bisa jadi "musuh". Jahe punya sifat antikoagulan atau pengencer darah alami. Kalau kamu minum ini barengan sama obat pengencer darah kayak aspirin, risiko pendarahan atau memar bisa makin besar, lo!
2. Punya Riwayat Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)
Jahe memang jago nurunin gula darah. Tapi buat yang kadar gulanya sudah rendah atau sedang rutin pakai insulin, minum jahe berlebihan bisa bikin gula darahmu drop drastis. Pantau terus ya kalau nggak mau pusing mendadak.
3. Pengidap GERD yang Lagi Kambuh
Sering merasa dada panas (heartburn)? Hati-hati, buat penderita refluks asam lambung atau GERD, air jahe justru bisa memicu sensasi terbakar yang makin parah. Bukannya tenang, perut malah bisa makin bergejolak.
4. Ibu Hamil yang Kurang Kontrol
Banyak bumil minum jahe buat meredakan mual (morning sickness). Ini boleh banget, asalkan nggak berlebihan. Sifat pengencer darah pada jahe bisa meningkatkan risiko keguguran kalau dikonsumsi terlalu banyak. Jadi, tetap konsultasi ke dokter ya!
5. Sedang Konsumsi Obat-Obatan Tertentu
Jahe bisa "berantem" sama obat tekanan darah dan obat diabetes. Interaksinya bisa bikin tekanan darah atau gula darah turun terlalu rendah. Kalau lagi pengobatan rutin, mending tanya dokter dulu sebelum sering-sering mengonsumsi jahe.
6. Si Pemilik Alergi Jahe
Meski jarang, ada orang yang alergi jahe. Times of India menulis, reaksinya bisa berupa ruam, gatal, sampai pembengkakan di area wajah. Kalau setelah minum jahe kamu merasa gatal-gatal, langsung stop ya!
7. Penderita Hipertensi yang Sedang Berobat
Jahe memang bisa bantu nurunin tensi. Tapi kalau kamu sudah minum obat antihipertensi dari dokter, kombinasi keduanya bisa bikin tekanan darah anjlok terlalu cepat. Bahaya banget kalau sampai hypotension!
Jahe memang sehat, tapi tubuh setiap orang punya cara merespons yang beda-beda. Pastikan kondisi badanmu lagi fit dan nggak termasuk dalam daftar di atas sebelum menikmati segelas kehangatannya. (Siti Zumrokhatun/E05)
