Inibaru.id - Pernah nggak sih merasa berat badan sudah turun, tapi perut tetap saja "setia" buncit? Rasanya lemak di area perut itu seperti punya nyawa sendiri dan paling susah diajak kompromi.
Ternyata, itu bukan cuma perasaanmu saja, Gez! Ada alasan biologis yang bikin lemak perut jadi musuh paling tangguh.
Baca Juga:
Kamu Obesitas atau 'Cuma' Gemoy?Disadur dari jurnal Science, para peneliti menemukan fakta menarik bahwa lemak perut, terutama jenis lemak visceral memang punya karakteristik yang berbeda dengan lemak di bagian tubuh lain. Lemak visceral adalah lemak yang ngumpet di dalam rongga perut dan menyelimuti organ penting seperti hati dan usus.
1. Faktor Usia yang Mengubah Metabolisme
Seiring bertambahnya usia, tubuh kita mengalami perubahan distribusi lemak. Masalahnya, kita sering kehilangan massa otot tapi malah menambah lemak tubuh, meskipun angka di timbangan tetap sama.
“Orang sering kehilangan massa otot dan justru menambah lemak tubuh seiring bertambahnya usia,” jelas Qiong Wang, ahli endokrinologi dari Arthur Riggs Diabetes and Metabolism Research Institute.
2. Produksi Sel Lemak Baru Makin Giat
Penelitian ini juga menemukan bahwa tubuh kita justru makin "rajin" membentuk sel lemak baru saat kita menua. Hal ini dipicu oleh meningkatnya jumlah adipose progenitor cells (APC), yaitu sel punca yang tugasnya membentuk jaringan lemak baru.
Bayangkan, seiring kita bertambah tua, tubuh secara alami memicu munculnya sel punca jenis baru yang mempercepat penumpukan lemak, terutama di sekitar perut. Jadi, faktor biologis ini memang bikin lemak perut jadi lebih membandel meski kita sudah bergaya hidup sehat.
3. Sistem Imun Ikut 'Campur Tangan'
Bukan cuma soal makanan, ternyata sistem imun tubuh juga berperan. Peneliti menemukan kalau tubuh secara alami mengumpulkan lebih banyak sel imun di jaringan lemak putih seiring proses penuaan.
Hal ini memicu perubahan pada reseptor tertentu (leukemia inhibitory factor receptor) yang berkaitan erat dengan pembentukan sel lemak baru. Sederhananya, sistem imun kita malah "memperkuat" barisan lemak di perut sehingga makin susah buat dikurangi.
Harapan Baru buat Si Perut Buncit
Meskipun kedengarannya sulit, temuan ini sebenarnya jadi kabar baik bagi dunia medis. Dengan memahami mekanisme sel yang memicu buncit, para ilmuwan kini punya peluang buat mengembangkan metode medis baru yang lebih efektif di masa depan.
"Memahami peran sel ini dapat membuka solusi medis baru untuk mengurangi lemak perut serta meningkatkan kesehatan dan umur panjang," tambah Wang.
Intinya nih, Gez, Lemak perut yang membandel nggak melulu salah pola makan atau kurang gerak, tapi ada faktor biologis kompleks yang bekerja di balik kulitmu. Tapi jangan jadikan alasan buat malas olahraga ya! Tetap aktif dan jaga pola makan adalah kunci utama buat mengimbangi proses biologis ini. (Siti Zumrokhatun/E05)
