Begini Cara Mendaftar Pendidikan Profesi bagi Lulusan S1 yang Mau Jadi Guru

Begini Cara Mendaftar Pendidikan Profesi bagi Lulusan S1 yang Mau Jadi Guru
Ilustrasi: Cara menjadi guru bagi lulusan S1. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kemendikbudristek membuka seleksi Calon Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahun 2022 bagi lulusan S1 yang mau jadi guru. Apa saja syarat dan tahapan pendaftarannya, ya?

Inibaru.id – Cukup banyak lulusan S1 yang mau jadi guru. Selain karena adanya keinginan untuk mendukung dunia pendidikan, ada yang berpikir kalau karier menjadi guru cukuplah bagus. Nah, kalau kamu adalah salah satunya yang pengin menjadi guru, ada kok pendidikan profesinya.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengadakan Seleksi Calon Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahun 2022. Yang boleh mendaftar adalah para lulusan D4 dan S1 yang punya panggilan jiwa sebagai guru, Millens.

Anda merupakan lulusan S1/D4? Segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti seleksi PPG Prajabatan 2022!” tulis akun Instagram milik Ditjen GTK Kemendikbud Ristek, Kamis (2/6/2022).

Jadi ya, yang boleh mendaftar haruslah punya IPK nggak kurang dari 3.00. Selain itu, kamu juga nggak boleh pernah terdaftar sebagai guru di Dapodik.

Kalau sampai lolos seleksi masuk kuliah PPG Prajabatan, maka kamu akan menjalani pendidikan selama dua semester. Setiap semesternya, biayanya sebenarnya mencapai Rp 8,5 juta. Tapi, nantinya calon mahasiswa yang lolos seleksi bakal dapet beasiswa penuh alias Rp 17 juta yang berlaku dua semester atau 1 tahun.

Bidang Studi yang Dibuka

Ilustrasi: Lulusan S1 jadi guru. (Republika/UMM)
Ilustrasi: Lulusan S1 jadi guru. (Republika/UMM)

Kuota untuk program tahun 2022 ini mencapai 40 ribu mahasiswa. Berikut adalah bidang studi yang dibuka.

  1. Guru Kelas SD
  2. Guru Kelas TK
  3. Guru Matematika
  4. Guru Bahasa Indonesia
  5. Guru Bahasa Inggris
  6. Guru IPA
  7. Guru IPSGuru PKn
  8. Guru Sejarah
  9. Guru Ekonomi
  10. Guru Biologi
  11. Guru Kimia
  12. Guru Fisika
  13. Guru Pendidikan Luar Biasa
  14. Guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

Persyaratan dan Persiapan

Jika menjadi guru adalah panggilan jiwamu, ikut PPG segera! (Antara via Republika)
Jika menjadi guru adalah panggilan jiwamu, ikut PPG segera! (Antara via Republika)

Kalau tertarik untuk mendaftarnya, berikut adalah persyaratannya:

  • Warga Negara Indonesia;
  • Belum pernah terdaftar jadi guru atau kepala sekolah di Data Pokok Pendidikan (Dapodik);
  • Usia paling tua 32 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran;
  • Punya ijazah dengan kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma 4 (D4) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) atau terdata pada basis unit data Unit Penyetaraan Ijazah Luar Negeri bagi lulusan perguruan tinggi di luar negeri;
  • IPK paling rendah 3,0;
  • Menyiapkan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani, yang diserahkan saat lapor diri;
  • Menyiapkan Surat Keterangan Berkelakuan baik. Surat ini diserahkan pada saat lapor diri; 
  • Menyiapkan Surat Keterangan Bebas Narkotika, Psikotoprika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA). Surat ini juga diserahkan saat lapor diri;
  • Menandatangani pakta integritas;
  • Bersedia mengikuti tahapan seleksi administrasi, tes substantif, dan tes wawancara.

Tahapan Seleksi

Ilustrasi: Pendaftaran seleksi calon mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru dibuka 1 Juni 2022. (GNFI/Shutterstock/Odua Images)
Ilustrasi: Pendaftaran seleksi calon mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru dibuka 1 Juni 2022. (GNFI/Shutterstock/Odua Images)

Pendaftaran Seleksi Calon Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahun 2022 dibuka pada 1 Juni 2022 pukul 20.00 WIB. Berikut adalah tahapan pendaftaran yang harus kamu pahami.

  1. Memiliki alamat pos-el (e-mail) aktif dan mendaftarkan diri ke https://ppg.kemdikbud.go.id pada menu “Daftar PPG Prajabatan Tahun 2022”. Di situ, buatlah akun pendaftaran aplikasi SIMPKB. Nantinya, data NIK bakal diverifikasi;
  2. Pendaftaran baru bisa dilakukan seusai kamu melakukan login di aplikasi SIMPKB dengan memakai username dan password yang sudah dikirimkan ke alamat pos-el kamu;
  3. Sistem bakal melakukan verifikasi data IPK dan linieritas Program Studi S1/D4 dengan Bidang Studi yang dipilih. Jika dinyatakan valid, kamu bisa mengisi pertanyaan esai. Jika tidak, proses selanjutnya nggak bisa dilakukan;
  4. Jika seluruh data administrasi memenuhi syarat, kamu bakal diminta melakukan pembayaran biaya tes substantif. Terkait hal ini, kamu bisa menilik petunjuknya di aplikasi SIMPKB.
  5. Setelah pembayaran terverifikasi berhasil, kamu bisa memilih penempatan lokasi tes substantif; 
  6. Cetak kartu tes substantif via aplikasi SIMPKB selama masa cetak kartu tes. Pada kartu tersebut, kamu bisa melihat jadwal dan lokasi tes substantif;
  7. Ikuti tes substantif sesuai jadwal dan lokasi. Nantinya, hasil tes bisa dilihat di akun aplikasi SIMPKB. Informasi terkait jadwak tes wawancara juga bisa dilihat di aplikasi tersebut; 
  8. Tahap selanjutnya adalah tes wawancara yang dilakukan secara daring melalui ruang virtual yang sudah ditentukan;
  9. Pengumuman hasil tes wawancara bakal bisa dilihat di akun aplikasi SIMPKB;
  10. Kalau lolos wawancara, kamu bakal segera diproses menuju penempatan perguruan tinggi (PT) yang sesuai dengan bidang studi PPG yang dipilih;
  11. Lakukan konfirmasi kesediaan untuk mengikuti PPG Prajabatan di PT yang ditentukan pada aplikasi SIMPKB sesuai dengan jadwal masa konfirmasi;
  12. Direktorat Jenderal GTK bakal menetapkan mahasiswa PPG Prajabatan Tahun 2022 sesuai kuota dan bidang studi yang dibuka.

Oya, sebelum melakukan pendaftaran, sebaiknya kamu mempersiapkan berkas-berkas berikut:

  • Biodata diri;
  • Data kemahasiswan;
  • Bidang studi PPG;
  • Data pendukung seperti pengalaman pelatihan, organisasi, sukarelawan di bidang pendidikan, hobi, dan lain-lain;
  • Memilih lokasi tempat pelaksanaan tes substansif luring;
  • Mengisi pertanyaan esai;
  • Mengunggah sejumlah dokumen seperti foto terbaru dengan pakaian formal berupa kemeja putih dan berdasi berlatar biru dengan ukuran maksimal 1 Mb;
  • Menandatangani Pakta Integritas bermaterai Rp 10 ribu;
  • Kalau kamu adalah lulusan luar negeri, siapkan SK Penyetaraan Ijazah Luar Negeri dan transkrip asli dari Perguruan Tinggi asal.

Setelah semua persiapan dilakukan, sekarang saatnya mendaftar. Good luck, Millens! (Kom/IB09/E05)