Inibaru.id - Kalau lagi bingung mau ke mana saat libur panjang atau akhir pekan, Curug Gunung Putri di Purworejo bisa jadi pilihan yang pas. Air terjun yang berada di Desa Cepedak, Kecamatan Bruno, Jawa Tengah ini menawarkan kombinasi menarik berupa alam pegunungan yang masih asri, suasana sejuk, plus cerita sejarah yang bikin penasaran.
Perjalanan menuju Curug Gunung Putri memang butuh usaha ekstra. Dari pusat kota Purworejo, jaraknya sekitar 45 kilometer ke arah barat laut. Jalan yang dilalui berkelok-kelok dengan pemandangan tebing dan pegunungan di kanan kiri. Tapi justru di situlah letak kenikmatannya. Sepanjang perjalanan, mata dimanjakan oleh lanskap hijau dan suara gemericik sungai yang mengalir di sela bebatuan.
Sesampainya di lokasi, rasa capek langsung terbayar. Dengan tiket masuk yang ramah di kantong yaitu Rp5.000, kamu sudah bisa menikmati curug setinggi kurang lebih 100 meter. Udara pegunungan yang dingin, embusan angin, dan deretan pohon pinus menciptakan suasana tenang yang pas buat rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Curug Gunung Putri bukan cuma soal pemandangan. Tempat ini juga lekat dengan cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun. Menurut kisah yang beredar, kawasan Gunung Putri pernah menjadi tempat singgah pasukan Pangeran Diponegoro, termasuk prajurit perempuan. Konon, air terjun ini menjadi lokasi pertapaan salah satu prajurit tersebut pada masa Perang Jawa melawan penjajah Belanda di awal abad ke-19.
Ada pula cerita tentang Tirta Kanoman, sumber air di bagian bawah curug, yang dipercaya punya kekuatan khusus. Air ini diyakini bisa membawa keberuntungan soal asmara. Banyak orang datang sekadar membasuh wajah, berharap segera dipertemukan dengan jodoh. Percaya atau tidak, cerita ini justru menambah daya tarik Curug Gunung Putri sebagai tempat wisata yang sarat makna.
Buat yang hobi foto-foto, Curug Gunung Putri punya banyak spot menarik. Sebongkah batu besar di depan air terjun jadi favorit pengunjung untuk berswafoto dengan latar air yang jatuh deras. Selain itu, kawasan sekitarnya juga menawarkan jalur pendakian ringan, gardu pandang, jembatan awang-awang, hingga titik-titik terbaik untuk menikmati matahari terbenam.
Wisata ke Curug Gunung Putri juga bisa disambung dengan menjelajahi Desa Cepedak. Warga setempat dikenal ramah dan masih menjaga kearifan lokal. Banyak produk UMKM yang bisa dibeli sebagai oleh-oleh, mulai dari gula aren, kopi lokal, madu klanceng, hingga olahan jahe. Bahkan, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatannya.
“Setelah puas menikmati curug, bisa juga kok mencicipi madu dari sarangnya. Seru banget wisata di sini,” ungkap warga Purworejo Erik Handoyo pada Sabtu (13/12/2025)
Curug Gunung Putri cocok buat kamu yang ingin liburan dengan nuansa alam, tenang, dan sedikit sentuhan sejarah. Nggak cuma datang, foto, lalu pulang, tapi juga pulang dengan cerita dan pengalaman yang berkesan. (Arie Widodo/E07)
