Inibaru.id - Pernah nggak sih, kamu baru saja masuk ke mobil teman atau taksi online, tapi baru sedetik duduk langsung merasa pusing dan perut mual? Padahal, mobilnya bersih dan pengharumnya wangi banget.
Ternyata, fenomena "mabuk pengharum mobil" ini ada penjelasan ilmiahnya, lo. Bukan cuma karena kamu "nggak cocok" sama wanginya, tapi ada faktor zat kimia hingga memori masa lalu yang bermain.
Jadi, pengharum mobil bekerja dengan melepaskan senyawa kimia yang disebut Volatile Organic Compounds (VOC). Zat ini seperti formaldehida atau benzena yang mudah banget menguap jadi gas.
Masalahnya, kabin mobil itu ruangannya sempit dengan sirkulasi udara yang terbatas. Menurut riset dalam Volatile Organic Compounds and Air Fresheners, kalau kadar VOC ini terlalu tinggi dan kamu hirup terus-menerus, tubuh bakal merespons dengan gejala pusing, sakit kepala, sampai mual dan muntah. Jadi, bau "wangi" itu sebenarnya adalah kumpulan gas kimia yang lagi menyerang sistem pernapasanmu.
O ya, setiap orang punya ambang batas yang beda-beda terhadap bahan kimia, Gez. Ada kondisi yang disebut Multiple Chemical Sensitivity (MCS).
Nah, orang dengan MCS bakal merasa "terancam" meski terpapar bau kimia dalam kadar rendah sekalipun. Saat mencium pengharum mobil, mereka nggak cuma mual, tapi bisa sampai sesak napas, jantung berdebar, hingga sulit fokus. Jadi kalau temanmu minta tolong matiin AC atau lepas pengharum, hargai ya, mungkin dia memang sensitif secara medis!
"The Proust Phenomenon": Memori Bau yang Trauma
Pernah dengar istilah ini? Ini adalah fenomena psikologis di mana bau tertentu memicu ingatan emosional masa lalu.
Misalnya gini, dulu kamu pernah mabuk parah gara-gara jalanan berkelok saat naik mobil yang pakai pengharum aroma jeruk. Nah, di masa depan, otakmu bakal otomatis mengasosiasikan "Bau Jeruk + Mobil = Mabuk". Begitu mencium aroma serupa, tubuhmu langsung mengirim sinyal mual sebagai bentuk proteksi, padahal mungkin jalannya lurus-lurus saja.
Btw, kalau kamu sering mual, cobalah pilih pengharum mobil dari bahan alami seperti biji kopi atau essential oil murni. Dan jangan lupa, sesekali buka jendela biar ada sirkulasi udara segar yang masuk ke kabin!
Gimana, sekarang sudah tahu kan kenapa hidungmu sering nggak kompromi sama pewangi mobil? (Siti Zumrokhatun/E05)
