BerandaKulinary
Sabtu, 26 Nov 2022 19:06

Berburu Kuliner Tradisional di Pantura Jawa, Apa Saja?

Berburu Kuliner Tradisional di Pantura Jawa, Apa Saja?

Tengkleng Kambing Pak Manto menjadi salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat melintasi Pantura. (Instagram/Nitip Solo)

Di sepanjang Jalur Pantura, kamu akan menemukan berbagai macam kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Ini lantaran ada ciri khas yang bikin tiap makanan begitu unik. Apa saja?

Inibaru.id – Jalur Pantai Utara atau yang lebih dikenal dengan nama Jalur Pantura merupakan Jalan Nasional Rute 1 dengan panjangnya yang mencapai 1.316 km.

Jalur ini terbentang dari barat sampai timur Pulau Jawa, lo. Tepatnya dari Pelabuhan Merak sebagai ujung barat sampai ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sebagai ujung paling timurnya.

Selain menghubungkan dua pelabuhan, tentu saja saat bepergian melewati jalur ini kamu akan diajak untuk menikmati banyak kearifan lokal karena Pantura menghubungkan kota-kota di Pulau Jawa. Salah satunya kamu bisa mengeksplore wisata kuliner yang ada di sepanjang pulau Jawa dengan keunikan dan cita rasanya yang khas.

Dilansir dari buku Yuk Mampir: Peta Kuliner Jalur Lebaran Pulau Jawa yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, berikut adalah beberapa rekomendasi kuliner yang bisa kamu cicipi saat berpergian melalui jalur Pantura Bagian Jawa Tengah.

Blengong, merupakan hewan perkawinan antara bebek dan mentok. (Ksmtour)
Blengong, merupakan hewan perkawinan antara bebek dan mentok. (Ksmtour)

Dimulai dari Kabupaten Brebes yang letaknya di bagian Utara paling Barat provinsi Jawa Tengah. Di Brebes ada hidangan khas yang wajib untuk dicoba. Ada sate blengong yang terbuat dari hewan hasil persilangan antara bebek dan mentok.

Yang lain ada kupat glabed khas Brebes berisikan kupat yang disiram dengan sayur pepaya muda bersantan.

Sauto tauco, soto khas Tegal yang kuahnya dibumbui dengan tauco. (Instagram/Menantoe Racikan Nusantara)
Sauto tauco, soto khas Tegal yang kuahnya dibumbui dengan tauco. (Instagram/Menantoe Racikan Nusantara)

Setelah Brebes, kalau kuliner yang wajib di coba saat melintas di Tegal itu ada sate kambing batibul dan sauto tauco. Batibul merupakan singkatan dari bawah tiga bulan, artinya daging kambing yang digunakan masih berumur di bawah tiga bulan. Wah, muda banget ya?

Kalau sauto tauco konon berasal dari gabungan kata soto dan tauco. Sekilas makanan ini mirip dengan soto, namun yang membedakan dengan soto lain adalah kuahnya dibumbui dengan tauco.

Bergeser ke Pemalang, kamu wajib mencicipi nasi grombyang yaitu sejenis nasi campur yang hanya bisa kamu nikmati di Pemalang.

Satai loso, satai daging kerbau yang disajikan dengan bumbu kecap dan bumbu kacang. (Instagram/Jajan Pemalang)
Satai loso, satai daging kerbau yang disajikan dengan bumbu kecap dan bumbu kacang. (Instagram/Jajan Pemalang)

Yang lain, ada satai loso di mana daging yang digunakan adalah daging kerbau. Bumbunya pun ada dua macam, bumbu kacang dan juga kecap. Yang unik, satai ini biasanya disajikan dengan sup yang berisi tulang muda, urat, dan juga toge.

Kuliner Pemalang lain yang nggak kalah menarik ada lontong dekem. Hidangan ini merupakan perpaduan lontong berkuah dengan sate khas dekem.

Megono adalah sebutan untuk nangka muda yang dicacah dan kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu-bumbu lainnya. (Instagram/Dapoer Afi)
Megono adalah sebutan untuk nangka muda yang dicacah dan kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan bumbu-bumbu lainnya. (Instagram/Dapoer Afi)

Kemudian di Pekalongan, makanan merakyat yang wajib kamu coba adalah nasi megono. Sepiring nasi megono ini terdiri dari nasi yang di atasnya dibubuhi nangka muda cacah yang dicampur dengan kelapa parut beserta bumbu-bumbu lainnya.

Setelah Pekalongan, di Batang kuliner yang wajib kamu buru adalah lontong lemprak. Lontong dengan siraman kuah santan dan bumbu rempah serta dibubuhi daging ayam kampung suwir yang menjadi incaran banyak pelancong.

Lalu di Semarang, ibukota Provinsi Jawa Tengah kamu bisa berburu satai dan gule kambing di restoran legendaris Sate dan Gule Kambing 29 yang sudah buka sejak tahun 1945.

Mangut belut, hidangan yang wajib kamu coba saat melintasi Semarang. (Google Maps/Teddy Hendra)
Mangut belut, hidangan yang wajib kamu coba saat melintasi Semarang. (Google Maps/Teddy Hendra)

Menu mangut welut juga menjadi hidangan yang wajib kamu coba saat melintasi Semarang. Mangut belut memiliki cita rasa yang pas menjadi primadona di antar menu yang lain.

Menuju Salatiga, tentu saja wajib menikmati wedang ronde yang konon khasiatnya baik untuk kesehatan lambung dan daya tahan tubuh karena terbuat dari air jahe.

Sate Buntel Pak Manto, kulinerfavorit di Solo. (Instagram/Nitip Solo)
Sate Buntel Pak Manto, kulinerfavorit di Solo. (Instagram/Nitip Solo)

Lalu saat di Solo, kuliner yang menjadi primadona para pelancong adalah Sate Kambing Pak Manto. Menu favorit di sini adalah sate buntel dan tengkleng kambing.

Jika bosan dengan hidangan sate, Timlo Solo bisa jadi alternatifnya. Timlo merupakan sup ayam kuah bening khas Solo yang berisikan sosis solo, telur pindang, hati, dan ampela ayam. Tentu saja menu ini cocok untuk kenyamanan perut kamu saat perjalanan jarak jauh, ya.

Timlo, makanan khas solo yang memiliki kuah bening yang segar. (Instagram/Victor Ndut)
Timlo, makanan khas solo yang memiliki kuah bening yang segar. (Instagram/Victor Ndut)

Nah, itu tadi beberapa kuliner yang bisa kamu buru saat melintas di Pantura bagian Jawa Tengah. Kira-kira hidangan mana yang bikin kamu tergoda untuk mencicipinya, Millens? (Fatkha Karinda Putri/E05)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media
A Group Member of:
medcom.idmetro tv newsmedia indonesialampost

Copyright © 2023 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved