BerandaInspirasi Indonesia
Sabtu, 22 Agu 2026 20:35

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

Penulis:

Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu KakiAdministrator
Garuda Indonesia Uji Internet Cepat di Udara, Video Call dari Ketinggian 30 Ribu Kaki

Garuda Indonesia menguji konektivitas internet berkecepatan tinggi melalui kampanye “Sinyal Merdeka” pada penerbangan GA-960. (UNSPLASH/ Fasyah Halim)

Garuda Indonesia menguji layanan internet berkecepatan tinggi di pesawat yang memungkinkan penumpang melakukan video call di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki, dengan penerapan bertahap ditargetkan mulai 2027.

Inibaru.id - Garuda Indonesia mulai menguji layanan konektivitas internet berkecepatan tinggi (high-speed inflight connectivity) di dalam pesawat. Melalui pilot project tersebut, penumpang berkesempatan menikmati akses internet yang lebih cepat, termasuk mencoba panggilan video saat berada di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki.

Uji coba ini dilakukan melalui penerbangan GA-960 dan dikemas dalam kampanye bertajuk "Sinyal Merdeka" bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan mengatakan, pengembangan konektivitas internet di udara merupakan bagian dari transformasi layanan perusahaan. Inovasi tersebut disiapkan untuk memberikan pengalaman penerbangan yang lebih relevan dengan kebutuhan digital penumpang.

"Transformasi Garuda Indonesia tidak hanya berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan operasional, tetapi juga bagaimana transformasi tersebut dapat dirasakan langsung melalui pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi pengguna jasa," kata Glenny dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Sebanyak 81 penumpang mendapatkan akses khusus untuk menjajal layanan internet berkecepatan tinggi dalam penerbangan tersebut. Jumlah itu dipilih sebagai simbol usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81 tahun.

Tak hanya digunakan untuk berkirim pesan dan mengakses informasi, koneksi tersebut juga memungkinkan penumpang mencoba aktivitas digital yang membutuhkan bandwidth lebih besar, termasuk video call.

Garuda Indonesia juga memanfaatkan konektivitas tersebut untuk menghadirkan momen peringatan kemerdekaan di dalam kabin. Pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI disiarkan secara langsung melalui koneksi internet pesawat dan diperdengarkan kepada penumpang melalui sistem public address (PA).

Menurut Glenny, "Sinyal Merdeka" menjadi simbol semangat kemerdekaan yang diterjemahkan melalui teknologi dan konektivitas.

"Di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki sekalipun, Garuda Indonesia terus membawa semangat Indonesia untuk tetap terhubung dan bergerak maju," ujarnya.

Dievaluasi Sebelum Diterapkan Bertahap

Pilot project ini belum menjadi penerapan penuh layanan internet cepat di seluruh armada Garuda Indonesia. Hasil uji coba akan dievaluasi secara menyeluruh sebelum pengembangan dilakukan lebih luas.

Evaluasi mencakup performa koneksi, pengalaman pengguna, kesiapan operasional, aspek keselamatan, hingga kesesuaian dengan regulasi penerbangan.

Garuda Indonesia berencana mengembangkan layanan tersebut secara bertahap mulai 2027. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kesiapan armada dan teknologi pendukung.

"Ini merupakan langkah awal dari pengembangan yang akan terus kami lakukan. Ke depan, kami ingin pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia semakin seamless dan terkoneksi tanpa meninggalkan karakter layanan khas Indonesia yang menjadi kekuatan kami," kata Glenny.

Selain mengembangkan layanan digital di udara, Garuda Indonesia juga menggandeng PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney untuk mendorong wisatawan mancanegara menjelajahi lebih banyak destinasi di Indonesia.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui program Free Domestic Flight. Dalam program ini, wisatawan asing yang memiliki tiket pulang-pergi penerbangan internasional Garuda Indonesia berkesempatan mendapatkan penerbangan domestik gratis.

Kepala Pemasaran Grup Garuda Indonesia Prina Eka Putri mengatakan, program tersebut dirancang agar perjalanan wisatawan mancanegara tidak hanya terpusat di destinasi populer seperti Jakarta dan Bali.

"Tujuannya adalah agar tidak hanya berhenti di satu titik di Indonesia, tapi juga merambah ke domestic destination lainnya yang ada di Indonesia," kata Prina dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/8).

Dalam rangkaian program tersebut, Garuda Indonesia menyediakan 170.845 kursi penerbangan domestik. Jumlah tersebut turut disesuaikan dengan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia.

Melalui kombinasi inovasi konektivitas di udara dan perluasan akses perjalanan domestik, Garuda Indonesia berupaya menghadirkan pengalaman penerbangan yang semakin terhubung sekaligus mendorong wisatawan mengenal lebih banyak destinasi di Tanah Air. (Ike/E01)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved