BerandaHits
Minggu, 10 Mei 2026 12:36

The Great Purge 2026, Followers Instagram Mendadak Anjlok

Penulis:

The Great Purge 2026, Followers Instagram Mendadak AnjlokAdministrator
The Great Purge 2026, Followers Instagram Mendadak Anjlok

Fenomena The Great Purge 2026 membuat banyak akun Instagram kehilangan followers dalam jumlah besar hanya dalam waktu singkat. (Freepik)

Banyak pengguna Instagram mengalami penurunan followers secara massal setelah Meta melakukan pembersihan akun palsu, bot, dan akun tidak aktif demi menjaga platform tetap sehat dan autentik.

Inibaru.id - Banyak pengguna Instagram belakangan ini dibuat panik setelah jumlah followers mereka mendadak turun drastis dalam waktu singkat. Penurunannya bahkan terjadi sangat cepat, mulai dari ratusan hingga jutaan pengikut hanya dalam hitungan hari.

Fenomena tersebut ramai disebut warganet sebagai The Great Purge of 2026. Sebutan itu muncul karena penurunan followers terjadi secara massal dan dialami banyak akun besar dunia secara bersamaan.

Sejumlah nama besar seperti Kylie Jenner, Justin Bieber, Taylor Swift, hingga Cristiano Ronaldo disebut kehilangan sekitar 4 hingga 15 juta followers dalam beberapa hari terakhir. Di Indonesia, aktris Luna Maya juga mengaku kehilangan sekitar 800 ribu pengikut di akun Instagram miliknya.

Awalnya banyak pengguna mengira penurunan followers tersebut terjadi karena bug atau error sistem Instagram. Namun, berbagai laporan yang beredar justru menunjukkan bahwa Meta selaku induk perusahaan Instagram tengah melakukan aksi bersih-bersih akun palsu, akun spam, hingga akun yang sudah lama tidak aktif.

Meta Indonesia akhirnya memberikan klarifikasi terkait fenomena tersebut. Juru bicara Meta Indonesia menyebut bahwa Instagram memang rutin melakukan penghapusan akun tidak aktif demi menjaga kualitas komunitas tetap sehat dan autentik.

“Instagram baru saja melakukan proses rutin penghapusan akun-akun yang sudah tidak aktif. Proses ini bertujuan untuk menjaga komunitas Instagram tetap sehat dan autentik. Karena itu, pengguna mungkin melihat perubahan pada jumlah followers,” tulis juru bicara Meta Indonesia.

Meta juga menegaskan bahwa followers aktif pengguna tidak terdampak dalam proses tersebut. Jika ada akun yang sebelumnya disuspend lalu dipulihkan, jumlah followers nantinya dapat kembali setelah proses verifikasi selesai.

Fenomena ini juga ramai dibahas di media sosial dan komunitas Reddit. Banyak pengguna mengaku kehilangan ratusan hingga ribuan followers hanya dalam hitungan jam. Salah satu pengguna Reddit bahkan menyebut penyanyi Madison Beer kehilangan sekitar 400 ribu followers akibat proses pembersihan akun palsu dan akun tidak aktif.

Bukan Hal Baru

Langkah Meta sebenarnya bukan hal baru. Selama ini Instagram memang rutin menghapus akun bot, spam, followers palsu, hingga akun yang terindikasi melakukan aktivitas tidak autentik. Meta kini juga disebut semakin agresif memanfaatkan teknologi AI untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan seperti penambahan followers tidak wajar, spam engagement, hingga komentar dan like palsu.

Karena itu, akun yang sebelumnya memiliki banyak followers tidak aktif atau followers hasil beli otomatis mengalami penurunan cukup besar saat proses pembersihan berlangsung.

Meski membuat banyak pengguna panik, sebagian pihak justru menilai langkah ini dapat membuat ekosistem Instagram menjadi lebih sehat. Sebab, followers palsu sebenarnya tidak memberikan interaksi nyata dan hanya membuat angka pengikut terlihat besar secara semu.

Bagi kreator konten dan pelaku bisnis digital, kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kualitas audiens dan engagement organik kini jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar jumlah followers besar. (Ike/E01)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved