Inibaru.id – Bagi oknum-oknum yang nggak bertanggungjawab, momen seperti lebaran bisa digunakan untuk meraup keuntungan. Salah satu kebiasaan orang menjelang Lebaran adalah menukarkan pecahan uang baru. Namun, nggak semua jasa penukaran bisa dipercaya. Inilah yang harus diwaspadai masyarakat.
Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk semakin waspada terhadap maraknya aksi penipuan jasa penukaran uang baru. Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Bank Indonesia namun hanya berniat menipu.
Pihak Bank Indonesia menerima laporan terkait penukaran uang rupiah emisi terbaru, namun dengan metode transfer. Oknum ini meminta sejumlah biaya.
"Waspada ya #SobatRupiah, menjelang Idulfitri semakin marak tindakan penipuan!" tulis Bank Indonesia dalam laman Instagram dikutip Selasa, 18 April 2023.
Sebagai informasi, Bank Indonesia nggak pernah memungut biaya layanan dan untuk penukaran uang nggak melayani melalui metode transfer.

Kamu pun nggak perlu bingung untuk menemukan tempat penukaran resmi Bank Indonesia karena tersebar di 5.066 titik. Ada pula mobil kas keliling dan penukaran pada program BI Peduli Mudik di jalur-jalur mudik.
Untuk itu, jika ada pihak-pihak yang mengutip biaya, itu hanyalah modus penipuan.
Baca Juga:
Biar Makin Cuan, Investasikan Uang THRmu"Modus di atas sudah pasti penipuan ya, Sobat!" imbuhnya.
Selain itu, Bank Indonesia nggak pernah bekerja sama dengan perorangan terkait penukaran uang. Jadi, kalau ada orang yang mengaku-aku dari pihak bank, sebaiknya kamu nggak gampang percaya.
Jika masyarakat memperoleh informasi atau modus serupa, bisa kok segera menghubungi BICARA atau nomor WhatsApp 081 131 131 131. Buat kamu yang pengin menukar uang dengan pecahan baru, sebaiknya datangi saja titik-titik resmi dari Bank Indonesia saja ya. Gratis dan no tipu-tipu. (Siti Zumrokhatun/E10)
Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Hati-hati Ada Penipuan Penukaran Uang Baru.