Kira-Kira, Berapa ya Populasi Tionghoa di Indonesia?

Kira-Kira, Berapa ya Populasi Tionghoa di Indonesia?
Berapa banyak ya populasi Tionghoa Indonesia? (Inibaru.id/ Isma Swastiningrum)

Orang Tionghoa Indonesia berbeda dari orang-orang keturunan Tiongkok di negara lain. Nah, kira-kira, ada berapa banyak ya populasi Tionghoa di Indonesia? Yuk simak data sensus penduduk terakhir.

Inibaru.id – Nggak hanya orang-orang yang sering menyebut diri sebagai pribumi, warga negara Indonesia juga terdiri atas orang-orang yang merupakan keturunan dari bangsa lain. Nah, yang cukup banyak di Indonesia adalah orang-orang Tionghoa. Kira-kira, seberapa banyak ya populasi Tionghoa Indonesia?

Menariknya, soal berapa banyak jumlah populasi Tionghoa Indonesia ini ternyata jadi perdebatan banyak orang lo. Ada yang menyebut jumlah orang Tionghoa di Indonesia mencapai 6 juta jiwa. Angka ini sekitar 3 persen dari total populasi Indonesia. Ada juga yang menyebut populasinya sudah mencapai 5 persen atau sekitar 10 juta jiwa.

Orang-orang Tionghoa di Indonesia sangatlah unik dan berbeda dengan keturunan Tiongkok di negara-negara lain. Banyak yang terlahir di Indonesia dan bahkan memakai nama khas Indonesia. Nama-nama ini bahkan belum tentu dirawat oleh orang-orang “asli” Nusantara. Selain itu, banyak dari mereka yang sudah nggak bisa berbicara dengan bahasa leluhur mereka, namun menguasai bahasa daerah tempat mereka tinggal.

Pakar demograf Aris Ananta dalam webinar berjudul Berapa Sih Jumlah Tionghoa pada 31 Mei 2021 lalu menyebut orang-orang Tionghoa di Indonesia memang menarik untuk dibahas. Banyak dari mereka yang bahkan belum tentu mengenal budaya leluhurnya karena sudah terbiasa dengan budaya lokal. Bahkan, kalau ada stigma bahwa orang Tionghoa haruslah sipit atau punya warna kulit lebih cerah dari orang-orang “pribumi”, hal ini nggak berlaku lagi.

“Sulit mengatakan siapa orang Tionghoa,” tegas Aris.

Persentase Tionghoa Indonesia pada 2010 lalu mencapai 1,2 persen. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)
Persentase Tionghoa Indonesia pada 2010 lalu mencapai 1,2 persen. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nah, gara-gara inilah, sensus penduduk Indonesia pun punya metode unik untuk mengklasifikasikan siapa saja orang Tionghoa di Indonesia. Pemerintah memutuskan untuk memakai metode self- declaration alias pengakuan sendiri. Jadi, kalau yang disensus mengaku sebagai orang Tionghoa, akan ditulis demikian, kalau nggak, ya nggak akan dimasukkan dalam kategori tersebut.

Realitanya, banyak lo keturunan Tionghoa di Indonesia yang sudah membangun keluarga dengan suku-suku lain sehingga nggak lagi merasa sebagai orang Tionghoa.

Nah, demograf lain, Evi Nurvidya Arifin menyebut sensus penduduk Indonesia menghasilkan fakta bahwa populasi Tanah Air mencapai 273,6 juta jiwa pada 2020 lalu. Kalau disimulasikan dengan persentase populasi Tionghoa pada 2010 yang mencapai 1,2 persen, maka kemungkinan jumlah populasi Tionghoa Indonesia mencapai 3,28 juta orang.

Jika persentasenya ternyata meningkat jadi 1,5 persen, ada kemungkinan jumlah populasinya mencapai 4,1 juta jiwa.

“saya rasa etnisitas di Indonesia itu bukan hal tabu. Keberagaman kita adalah aset,” ucap Evi menjawab adanya banyak orang yang menganggap penyebutan etnis atau suku di Indonesia, termasuk dalam penghitungan sensus penduduk, sebagai sesuatu yang tabu atau rasis.

Ternyata, cukup banyak pula ya populasi Tionghoa Indonesia. Kamu punya saudara, teman, atau tetangga dari suku ini nggak, Millens? Atau, kamu sendiri termasuk orang Tionghoa Indonesia, nih. (Nat/IB09/E05)