BerandaHits
Rabu, 4 Feb 2026 19:56

Kaligawe Terpantau Minim Genangan di Puncak Musim Hujan

Kaligawe Terpantau Minim Genangan di Puncak Musim Hujan

Genangan di Kaligawe berhasil disedot dengan pompa-pompa. (Humas Jateng)

Berkat kolaborasi rumah pompa Tenggang-Sringin dan pengerukan sedimen selama sebulan penuh, Jalan Raya Kaligawe terpantau minim genangan. Simak perjuangan petugas mengawal jalur Pantura!

Inibaru.id - Ada kabar adem dari wilayah "langganan" genangan di Kota Semarang nih, Gez! Meski sekarang sudah masuk puncak musim hujan di bulan Februari, kawasan Pantura Genuk, terutama di sekitar Jalan Raya Kaligawe, terpantau masih relatif aman dari banjir.

Jalur nasional yang biasanya bikin pengendara was-was ini terpantau lebih "kering" berkat kolaborasi apik antara Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dan BBWS Pemali Juana.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan kalau kunci utamanya ada di pemaksimalan rumah pompa di wilayah hilir. Nggak tanggung-tanggung, belasan pompa raksasa dikerahkan buat menyedot air tanpa henti.

Kerja Nonstop 22 Ribu Liter Per Detik!

Pemerintah berjanji akan merampungkan perbaikan kerusakan jalan akibat banjir sebelum Lebaran 2026. (via Tribun)
Pemerintah berjanji akan merampungkan perbaikan kerusakan jalan akibat banjir sebelum Lebaran 2026. (via Tribun)

Bayangkan, ada dua rumah pompa utama yang jadi "benteng" pertahanan:

  • Rumah Pompa Tenggang: Mengoperasikan 6 unit pompa secara penuh dengan total debit 12.000 liter per detik.
  • Rumah Pompa Sringin: Mengoperasikan 5 unit pompa dengan total debit 10.000 liter per detik.

Totalnya ada 22.000 liter air per detik yang dibuang agar jalan raya nggak lumpuh. Pompa-pompa ini dijalankan nonstop untuk memastikan mobilitas di jalur Pantura tetap lancar jaya.

Nggak cuma modal sedot air, tim DPU dan BBWS juga rajin "bersih-bersih" saluran lewat pengerukan sedimen. Aksi ini sudah berjalan sekitar satu bulan di sepanjang sisi selatan Jalan Kaligawe, termasuk di wilayah Bangetayu Wetan dan Karangroto.

Uniknya, pengerukan nggak cuma pakai alat berat. Di beberapa titik sensitif seperti bawah jembatan rel kereta api, petugas harus turun tangan melakukan pengerukan secara manual. Kenapa? Biar kabel-kabel utilitas sinyal kereta api tetap aman dan nggak rusak.

Target Selanjutnya Jalan Padi Raya

Setelah Kaligawe beres, tim bakal lanjut menggeser alat berat ke Jalan Padi Raya, yang selama ini juga jadi "pusat" genangan di Genuk. Saluran di samping rel dan tepi Jalan Muktiharjo Raya juga masuk daftar antrean buat dibersihkan dari endapan tanah.

Dengan langkah terpadu ini, Pemkot Semarang pengin memastikan aktivitas warga tetap jalan terus meski hujan masih kerap mengguyur.

Nah, buat kamu yang sering lewat jalur ini, sudah merasa lebih tenang belum? Tetap hati-hati di jalan dan jangan lupa sedia jas hujan, ya! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved