BerandaHits
Senin, 30 Mar 2026 11:01

Cuma 53 Detik di Udara, Begini Cerita Penerbangan Terpendek di Dunia

Penulis:

Cuma 53 Detik di Udara, Begini Cerita Penerbangan Terpendek di DuniaArie Widodo
Cuma 53 Detik di Udara, Begini Cerita Penerbangan Terpendek di Dunia

Penerbangan terpendek di dunia hanya berdurasi 53 detik. (Marketwatch)

Demi kebutuhan transportasi warga, penerbangan terpendek di dunia hadir di antara dua pulau kecil di Skotlandia. Padahal, jarak kedua pulau ini hanya 2,7 km.

Inibaru.id - Kalau biasanya naik pesawat identik dengan perjalanan berjam-jam, antre boarding panjang, hingga film in-flight yang terkadang belum selesai saat pesawat mendarat, di Skotlandia, ada yang berbeda. Di sana, ada penerbangan komersial yang durasinya bahkan nggak jauh berbeda daripada waktu kita memasang sabuk pengaman. Yup, inilah penerbangan terpendek di dunia.

Rute unik ini dioperasikan oleh maskapai regional Loganair, menghubungkan Pulau Westray dengan Pulau Papa Westray di Kepulauan Orkney, wilayah utara Skotlandia. Jaraknya hanya sekitar 2,7 kilometer, alias hampir setara panjang landasan bandara besar. Dalam kondisi ideal, penerbangan ini hanya membutuhkan waktu 53 detik!

Naik Pesawat Serasa Naik Mobil Antar-Desa

Pesawat yang digunakan dalam penerbangan ini bukan jet besar, melainkan Britten-Norman BN-2 Islander, pesawat baling-baling mungil dengan kapasitas delapan penumpang. Kabinnya kira-kira seukuran minibus, sehingga suasananya terasa lumayan sempit. Bahkan, penumpang bisa melihat langsung pilot bekerja dari kursinya.

Begitu mesin dinyalakan dan baling-baling berputar kencang, pesawat melaju di landasan kerikil sebelum akhirnya terangkat ke udara. Belum sempat kamu lama-lama menikmati pemandangan laut biru di bawah, tak lama kemudian pesawat sudah bersiap mendarat lagi.

Saking pendeknya jarak penerbangan, sering kali, penumpang bahkan sudah bisa melihat bandara tujuan sebelum pesawat benar-benar lepas landas!

Bukan Sekadar Rekor Dunia

Jarak penerbangan terpendek di dunia hanya 2,7 kilometer. (Ratopati)
Jarak penerbangan terpendek di dunia hanya 2,7 kilometer. (Ratopati)

Meski terdengar seperti untuk keperluan wisata, penerbangan ini sebenarnya punya fungsi penting. Bagi sekitar 80–90 penduduk Papa Westray, pesawat ini adalah jalur transportasi vital sepanjang tahun.

Penerbangan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengantar surat, membawa tenaga medis dan kebutuhannya, hingga transportasi pelajar dan peneliti yang ingin mempelajari puluhan situs arkeologi di pulau kecil tersebut.

Setiap kali pesawat mendarat, suasana pulau langsung hidup. Petugas pemadam bersiaga, sementara staf bandara yang sama juga bertugas mengantarkan kiriman pos setelah pesawat pergi. Begitu mesin pesawat menghilang di kejauhan, bandara kembali sunyi ditemani angin laut dingin khas Skotlandia.

Dari Transportasi Warga Jadi Wisata Unik

Sejak kali pertama beroperasi pada 1967, rute ini terus terbang setiap hari dan kini melayani sekitar 5.000 penumpang setiap tahun. Selain warga lokal, wisatawan pun datang khusus untuk merasakan sensasi penerbangan super singkat ini.

Tiketnya relatif terjangkau, tetapi pengalaman yang didapat terasa istimewa. Bukan cuma soal merasakan seperti apa penerbangan yang tercatat dalam rekor dunia, melainkan kesempatan melihat kehidupan pulau terpencil yang tenang dan autentik.

Jadi, kalau suatu hari kamu ingin merasakan pengalaman naik pesawat tanpa sempat merasa bosan sama sekali, perjalanan dari Westray ke Papa Westray ini mungkin bisa kamu coba. Gimana, tertarik, Gez? (Arie Widodo/E07)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved