BerandaHits
Sabtu, 7 Jan 2023 11:00

Banjir Meteseh Mulai Surut, BPBD: Tetap Siaga!

Banjir Meteseh Mulai Surut, BPBD: Tetap Siaga!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menerjunkan dua tim untuk mengevakuasi warga Meteseh korban banjir bandang. (Istimewa)

Banjir bandang yang terjadi di Meteseh, Tembalang pada Jumat (6/1/2023) kini mulai surut. Sejumlah bantuan juga telah dikirimkan. Namun, menurut BPBD curah hujan tinggi masih akan ada. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada.

Inibaru.id - Banjir bandang menerjang kawasan Perumahan Dinar Indah Meteseh pada Jumat sore (6/1/2023). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah menerjunkan dua tim untuk mengevakuasi warga.

Dalam proses evakuasi, tim dari BPBD Kota Semarang, Basarnas, dan relawan bahu-membahu untuk memberi bantuan kepada warga.

Menurut Kabid Penanganan Darurat BPBD Jateng Dikki Rulli Perkasa, banjir yang melanda perumahan Dinar Indah Meteseh diduga kuat akibat jebolnya tanggul di sekitaran Pengkol Sungai Babon.

Hingga Jumat (6/1/2023) malam, masyarakat yang terdampak banjir telah berhasil dievakuasi ke Diklat BKPP Fatmawati yang telah disiapkan oleh Pemkot Semarang. Selain itu ada juga masyarakat yang dievakuasi ke Masjid Dinar Mas Meteseh.

"Kita sudah menurunkan dua tim, Pak Kalakhar BPBD (Bergas C Penanggungan) juga sudah ada di lokasi untuk membantu evakuasi dan pendataan," ujar Dikki.

Dia menjelaskan, dua tim yang dikirim BPBD Jateng berjumlah 10 orang. Mereka ditugaskan untuk membantu evakuasi dan melakukan pendataan jumlah warga terdampak.

Dikki mengatakan, saat ini kondisi genangan mulai surut dan relatif terkendali. Namun, dengan curah hujan yang tinggi pihaknya meminta warga di sekitar aliran sungai tetap berhati-hati.

"Kami juga sudah mengontak teman-teman dari PSDA untuk mengetahui visual (tanggul jebol)," ungkapnya.

Waspada dengan Aliran Sungai

BPBD mengimbau kepada warga yang ada di sekitar aliran sungai untuk terus waspada, mengingat curah hujan di awal 2023 masih sangat tinggi. (RRI)
BPBD mengimbau kepada warga yang ada di sekitar aliran sungai untuk terus waspada, mengingat curah hujan di awal 2023 masih sangat tinggi. (RRI)

Dikki mengimbau kepada warga yang ada di sekitar aliran sungai untuk terus waspada, mengingat curah hujan di awal 2023 masih sangat tinggi. Hal itu sesuai prakiraan dari BMKG terkait cuaca di pesisir utara Jawa.

Warga di sekitar aliran sungai diimbau bahu membahu melihat visual bantaran. Jika dirasa genting, segera memberitahu kepada pemangku pemerintahan setempat.

Dikki mengatakan, BPBD Jateng terus bersiaga hingga 31 Maret 2023. Terlebih BMKG memperkirakan pada tanggal 10 Januari 2023 hujan akan melanda dengan intensitas tinggi dan permukaan air laut yang ikut meninggi.

"Warga yang tinggal di dekat bibir sungai tetap siaga, siapkan tas siaga bencana, jika terjadi sesuatu tinggal bawa (evakuasi). Sampaikan ke kelurahan RT atau RW jika ada kelompok (orang tua, anak dan disabilitas) yang butuh perlakuan khusus. Simpan nomor-nomor penting seperti 112, dan sampaikan kebutuhan dasar pada saat evakuasi," urai Dikki.

Data sementara dari BPBD Kota Semarang, banjir pada Jumat sore melanda beberapa wilayah di Kecamatan Tembalang. Selain di Perumahan Dinar Indah Meteseh, luapan air juga terjadi di Kelurahan Sendang Guwo dan Kelurahan Rowosari.

Kondisi genangan air hingga pukul 20.35 WIB berangsur surut menjadi 30 sentimeter. Saat ini, pengungsian sementara berada di Balai Diklat BKPP Kota Semarang dan Masjid Dinar Mas Meteseh.

Semoga hari ini cuaca cerah dan mendukung aktivitas evakuasi ya, Millens! (Siti Khatijah/E05)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media
A Group Member of:
medcom.idmetro tv newsmedia indonesialampost

Copyright © 2023 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved