Tarif Sewa Sepeda di Borobudur, Berapa?

Tarif Sewa Sepeda di Borobudur, Berapa?
Tarif sewa sepeda di Borobudur, berapa, ya? (Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

Bersepeda di desa-desa sekitar Candi Borobudur yang masih asri pasti sangat menyenangkan untuk dilakukan. Kira-kira berapa ya tarif sewa sepeda di Borobudur?

Inibaru.id – Siapa bilang berwisata di Candi Borobudur hanya bisa menikmati kemegahan candi dan keindahan taman di sekitarnya saja? Kamu bisa lo sekalian berwisata naik sepeda di desa-desa sekitar Borobudur yang nggak kalah cantik. Kira-kira berapa ya tarif sewa sepeda di Borobudur?

Ingat ya, Millens, Borobudur itu di Kabupaten Magelang, bukannya di Yogyakarta. Lokasinya juga nggak dekat dengan kota besar. Karena alasan inilah, bersepeda di desa-desa di sekitar Borobudur yang dikenal masih asri dan dihiasi perbukitan yang indah bakal sangat menarik untuk dilakukan.

Untungnya sih, sejumlah pemerintah desa di sekitar Borobudur menyediakan persewaan sepeda bagi para wisatawan. Jadi, kalau kamu nggak membawa sepeda sendiri, tinggal sewa deh untuk gowes di sana. Salah satunya adalah Desa Wanurejo yang jaraknya hanyalah sekitar 2 km di sisi timur Candi Borobudur.

Desa yang ada di kaki Perbukitan Menoreh ini berada di antara Sungai Progo dan Sungai Sileng. Jadi, wajar kalau pemandangan di desa ini sangat menarik.  Jalanan di desa ini juga sudah cukup mulus dan nyaman untuk dipakai gowes, lo. Di samping itu, ada juga Museum Wayang yang memiliki ratusan koleksi wayang dari seluruh Nusantara. Menarik, ya?

Nah, kalau kamu mau sewa sepeda di sini, tinggal datang ke Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wanurejo. Di sini, tersedia persewaan sepeda biasa dengan harga Rp 15 ribu serta sepeda gunung yang bertarif Rp 50 ribu.

Wisata bersepeda di Borobudur, patut untuk dicoba. (javabalitranswisata.com)
Wisata bersepeda di Borobudur, patut untuk dicoba. (javabalitranswisata.com)

Sejumlah desa lain di sekitar Borobudur seperti Desa Wringin Putih, Desa Majaksingi, Desa Tanjungsari, serta Desa Candirejo juga menyediakan persewaan sepeda dengan tarif yang nggak jauh beda. Nah, setiap desa menawarkan kelebihannya masing-masing.

Contohlah, Desa Candirejo menawarkan wisata rafting di Sungai Progo. Desa Majaksingi memiliki kerajinan pembuatan pot dari tanah liat dan menyediakan oleh-oleh kantung berisi biji kopi lokal yang bisa jadi singgahan para wisatawan yang bersepeda. Sementara itu, di Desa Wringin Putih terdapat rumah bambu unik yang berjejer.

Ada Juga Persewaan Sepeda Listrik

Yang menarik, nggak hanya sepeda biasa yang bisa disewa di desa-desa sekitar Borobudur. Di Desa Ngadiharjo yang berjarak sekitar 5 km dari Candi Borobudur, juga ada sepeda listrik yang bisa kamu sewa, lo.

Kalau menyewa sepeda listrik ini, harganya berapa? Yang ini ternyata gratis, Millens. Syaratnya, kamu harus menginap di Balkondes Ngadiharjo untuk mendapatkan fasilitas unik ini.

“Kalau tamu menginap di Balkondes Ngadiharjo, kita sediakan sepeda listrik untuk menemani mereka berkeliling,” ujar Supervisor Balkondes Ngadiharjo, Ahmad Syaiful Huda, Rabu (29/12/2021).

Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan alam seperti sawah, perbukitan, dan permukiman yang masih asri selama 1,5 sampai 2 jam.

Tertarik naik sepeda di Borobudur, Millens? (Oke, Det/IB09/E05)