inibaru indonesia logo
Beranda
Kulinary
Mencicipi Kue Sagon Bu Bandiyah yang Melegenda di Wonosobo
Sabtu, 25 Mei 2024 17:00
Penulis:
Arie Widodo
Arie Widodo
Bagikan:
Kue Sagon khas Wonosobo dengan bentuk lingkaran. (Wikipedia/Erwin Abdillah)

Kue Sagon khas Wonosobo dengan bentuk lingkaran. (Wikipedia/Erwin Abdillah)

Di Pasar Induk Wonosobo, ada penjual jajanan tradisional legendaris. Kue Sagon Bu Bandiyah namanya. Seperti apa ya keistimewaan kue sagon yang dijual di sana?

Inibaru.id – Ada cukup banyak jajanan tradisional yang bisa kita cicipi. Kebanyakan dijual di pasar-pasar tradisional atau di penjual jajan pasar. Tapi, terkadang ada satu penjual yang hanya khusus menjual satu jenis jajanan tradisional dan melegenda. Salah satu dari tempat dengan label tersebut adalah Kue Sagon Bu Bandiyah yang bisa kamu temui di Pasar Induk Wonosobo, Jawa Tengah.

Kue sagon dikenal luas di wilayah Kebumen dan Wonosobo. Bahan utamanya adalah beras ketan, kelapa parut, gula pasir, garam, serta parutan jeruk purut. Beda kue sagon khas Wonosobo dan Kebumen adalah bentuknya. Di Kebumen, kue sagonnya biasanya berbentuk kotak. Sementara itu, kue sagon khas Wonosobo biasanya berbentuk lingkaran.

Balik lagi ke Kue Sagon Bu Bandiyah. Lokasinya ada di lantai 3 Pasar Induk Wonosobo, Jalan Serayu Nomor 2, Wonosobo Timur. Ada alasan mengapa lapak jajanan tradisional ini selalu dijejali pembeli, yaitu proses pembuatan kue sagonnya yang masih tradisional.

Bahan-bahan kue sagon yang disiapkan Bu Bandiyah sebenarnya sama saja. Tapi, begitu beras ketan sudah dicampur dengan kelapa parut, adonannya langsung dimasukkan ke dalam wadah cetakan untuk dibakar di atas tungku arang.

Proses pembuatan kue sagon yang masih tradisional dengan tungku arang. (Wikipedia/Erwin Abdillah)
Proses pembuatan kue sagon yang masih tradisional dengan tungku arang. (Wikipedia/Erwin Abdillah)

Karena wadah cetakannya kecil, otomatis setiap kali membakar, nggak banyak kue sagon yang diproduksi. Tapi, di situlah kelebihannya. Pembeli bisa selalu mendapatkan kue sagon yang berada dalam kondisi hangat sehingga rasanya sangat nikmat.

Lebih dari itu, karena masih memakai tungku arang, ada aroma smokey yang khas dan melengkapi perpaduan rasa manis dan gurih dari kue sagonnya. Apalagi, tekstur kue sagon yang disediakan di sini unik, yaitu garing di luar namun lembut pada bagian dalam. Makanya, sekali beli, orang-orang seperti ketagihan.

Harga per biji kue sagon yang dijual Bu Bandiyah dibanderol hanya Rp4 ribu saja per buah. Ukuran kue sagonnya cukup besar, Millens. Oleh karena itu, kamu bisa kenyang meski hanya makan satu. Tapi, karena rasanya enak, biasanya sih orang-orang bakal membelinya dalam jumlah banyak.

O ya, lapak Kue Sagon Bu Bandiyah buka dari pukul 06.00 WIB sampai 17.00 WIB. Jadi, kamu bisa menikmati kue sagonnya untuk sarapan atau dijadikan camilan di sela-sela makan besar. Yang pasti, kue ini enak dinikmati bersama dengan teh hangat.

Jadi, kapan nih kita ke Wonosobo dan menikmati kue sagon di sana, Millens? (Arie Widodo/E05)

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved