Inibaru.id - Hujan lagi sering-seringnya turun nih, Gez! Kalau sudah begini, drama paling menyebalkan buat kita yang tinggal di kos atau rumah tanpa mesin pengering adalah jemuran apek!
Nggak ada yang lebih menyedihkan daripada sudah capek-capek nyuci, pas kering baunya malah kayak handuk lembap yang lupa dijemur. Bau apek ini sebenarnya muncul karena bakteri yang berkembang biak di serat kain yang lembapnya terlalu lama. Tapi tenang, Inibaru.id sudah merangkum tips jitu biar cucianmu tetap wangi aesthetic meski matahari lagi hobi sembunyi. Simak, yuk!
1. Rahasia di Balik Cairan Pencuci
Langkah pertama dimulai dari ember cucianmu. Di musim hujan, jangan cuma asal pakai detergen. Pilih detergen yang punya kandungan antibakteri atau khusus untuk menjemur di dalam ruangan (indoor dry).
Tips tambahan: tambahkan sedikit cuka apel atau soda kue ke dalam rendaman. Eits, jangan takut bau asam, karena cuka akan menguap dan justru efektif membunuh bakteri penyebab bau apek serta melembutkan kain secara alami.
2. Maksimal dalam Memeras
Kalau kamu nyuci pakai tangan, pastikan kamu memeras baju sekuat tenaga sampai nggak ada air yang menetes. Kalau pakai mesin cuci, lakukan proses spin atau pengeringan sebanyak dua kali. Semakin sedikit kadar air yang tersisa di serat kain, semakin cepat baju kering, dan semakin kecil kemungkinan bakteri "pesta pora" di bajumu.
3. Teknik Jemur "Larik Berjarak"
Jemur baju di musim hujan itu ada seninya, Gez! Jangan asal tumpuk atau dijajalin sampai rapat. Beri jarak minimal 5-10 cm antar gantungan baju. Sirkulasi udara adalah kunci utama.
Kalau jemur di dalam ruangan, gunakan teknik "Arch Shape". Caranya, jemur pakaian yang panjang (seperti celana jeans atau long dress) di bagian pinggir, dan pakaian yang lebih pendek di bagian tengah. Pola melengkung ini menciptakan aliran udara yang lebih baik di bawah jemuran.
4. Manfaatkan "Bantuan" Teknologi (Selain Matahari)
Nggak punya mesin pengering mahal? Tenang, kamu bisa pakai kipas angin. Arahkan kipas angin ke arah jemuran untuk membantu menguapkan air lebih cepat. Kalau kamu punya hairdryer, bisa banget dipakai untuk bagian-bagian yang susah kering seperti kerah, ketiak, atau pinggang celana.
Satu lagi tips rahasia: letakkan beberapa lembar koran bekas di bawah jemuran dalam ruangan. Koran sangat efektif menyerap kelembapan udara di sekitar jemuran, lho!
5. Jangan Langsung Masuk Lemari
Penyebab uban, eh maksudnya penyebab bau apek yang paling sering adalah sifat "kebelet". Karena merasa sudah kering, kita langsung melipat dan memasukkannya ke lemari. Padahal, mungkin masih ada sisa lembap di serat terdalam. Sebaiknya, setelah kering, angin-anginkan dulu sebentar atau setrika baju dengan suhu yang pas agar sisa uap air benar-benar hilang.
Baju wangi itu bukan cuma soal detergen mahal, ya, Gez, tapi soal seberapa pintar kamu ngatur sirkulasi udara!
Gimana? Sudah siap perang lawan jemuran apek besok pagi? (Siti Zumrokhatun/E05)
