Inibaru.id – Seperti dijanjikan sebelumnya, Google mengumpulkan pengembangnya di perhelatan Google I/O di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, AS, Rabu (9/5/2018). Pada pertemuan itu, perusahaan raksasa teknologi itu secara resmi mengumumkan kemunculan Android P yang dibekali teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Ini menarik, pasalnya seperti dikutip dari Cnnindonesia.com, Senin (7/5), CEO Google Sundar Pichai selama bertahun-tahun mengatakan, AI adalah rahasia masa depan perusahaan yang dipimpinnya. Google telah berusaha membuat teknologi yang bisa mengidentifikasi objek dan menggunakan AI dengan bahasa yang lebih alami.
Lantas, apa saja yang ada dalam Android P ini? Dikutip dari Cnnindonesia.com, Rabu (9/5/2018), Dave Burke, VP Engineering Android menyebutkan tiga tema besar yang jadi fokus Android P yakni “cerdas, sederhana, dan sangat digital”. Deretan fitur baru pun disematkan untuk membantu pengguna ponsel Android lebih mudah saat mengoperasikannya.
Nah, Sobat Millens, dengan basis AI, fitur apa saja nih yang ada dalam Android P? Cek ya ...
App Action
Fitur baru ini mampu memprediksi aksi pengguna terhadap ponselnya. Ini artinya pengguna bisa lebih cepat melakukan sejumah aksi. Di sisi lain, pengembang bisa meningkatkan performa aplikasi besutannya.
Fitur ini juga diterapkan dalam sejumlah aplikasi seperti Search, Google Play, Assistant, dan launcher Android.
Pengguna akan mendapatkan rekomendasi apa yang bisa dilakukan dengan ponsel berdasarkan pemakaian dan relevansinya dengan kebiasaan sehari-hari mereka.
Sistem Navigasi
Burke menyebut sistem baru navigasi dalam Android P yang memudahkan penggunanya. Sebuah tombol “Home” yang bisa digeser untuk membuka multitasking dengan navigasi berbasis gerakan layaknya iPhone X. Sementara itu, tombol “Back” hadir sebagai pengaturan bawaan yang tersembunyi di tampilan depan.
Slice
Fitur ini mampu menampilkan antarmuka aplikasi dalam pencarian Google Search dan Google Assistant. Kabarnya, fitur ini bakal ada dalam Google Search pertengahan tahun ini dan akhir tahun untuk Google Assistant.
Dashboard
Fitur baru ini memungkinkan pengguna mengelola durasi waktu saat mengunakan satu aplikasi. Pengguna akan melihat waktu ketika mengakses ponsel, kemudian akan muncul notifikasi jika terlalu lama menggunakannya.
Adaptive Battery
Baterai boros jadi salah satu hal yang paling dikeluhkan oleh kebanyakan pengguna Android. Fitur baru ini diklaim akan mengatasi masalah itu sehingga pengguna bisa lebih hemat ketika menggunakan ponsel.
Adaptive battery dibekali AI alias kecerdasan buatan dari Google DeepMind untuk mempelajari kebiasaan pengguna. Selanjutnya, fitur ini akan menentukan aplikasi apa yang digunakan, kapan waktu terbaik, dan membagikan daya ke aplikasi tersebut sesuai tingkat kebutuhan pengguna.
Teknologi kecerdasan dalam baterai juga membantu pengguna memonitor konsumsi baterai dan akan menutup aplikasi yang jarang dipakai, namun masih berjalan di background.
Selain menghemat daya, fitur ini juga akan membantu pengguna menyesuaikan kecerahan layar sesuai dengan kebiasaan pengguna.
Nah, kalian yang Android-freak atau Android-lover, silakan menikmati fitur-fitur baru Android P. (IB02/E04)