Tips Anti Nyasar Saat Memakai Google Maps

Tips Anti Nyasar Saat Memakai Google Maps
Ada cara agar saat memakai Google Maps kamu nggak bakal kesasar. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Kamu pasti sering mendengar orang yang justru nyasar gara-gara memakai Google Maps saat berkendara. Nah, biar nggak ikut-ikutan mengalami hal ini, terapkan dulu deh tips untuk memakainya ini.

Inibaru.id – Beda dengan di zaman dahulu di mana saat kita menanyakan alamat, kita harus turun dan bertanya ke orang-orang sekitar, sekarang beda. Berkat adanya Google Maps atau GPS, kita tinggal menyalakan ponsel dan mencari alamat yang dituju. Sayangnya, meski sudah ada teknologi ini, masih banyak yang nyasar, lo.

Alasan nyasarnya ada beragam, Millens. Terkadang, Google Maps mengarahkan kita ke jalan kecil yang membuat kita bingung. Namun, bisa juga karena kita sering nggak bisa benar-benar membaca Google Maps sehingga akhirnya nyasar. Nah, biar hal ini nggak sampai terjadi, sebaiknya terapkan beberapa tips ini deh.

Pastikan Kamu Memilih Jenis Kendaraan di Google Maps

Ini beneran penting lo. Sebelum kamu memutuskan untuk memulai rute ke tempat tujuan, cek dulu jenis kendaraan apa yang tersedia di Google Maps. Contohnya, kalau kamu memilih rute untuk mobil, bisa jadi akan diarahkan ke jalan bebas hambatan atau jalan tol. Padahal, kamu naik sepeda motor, tentu bakal ribet, kan?

Sebaliknya, kalau kamu naik mobil tapi memilih jalur sepeda motor, bisa jadi rutenya malah masuk ke jalan-jalan sempit atau jalan tikus. Tentu kamu akan kebingungan dan mudah nyasar. Jadi, pastikan dulu rutenya sesuai dengan kendaraan yang sedang kamu pakai.

Pelajari Dulu Rutenya, Jangan Asal Langsung Pencet “Mulai”

Meski sudah memakai teknologi tinggi, terkadang Google Maps mengarahkan kita ke rute-rute yang aneh, lo. (Flickr/Stock Catalog)
Meski sudah memakai teknologi tinggi, terkadang Google Maps mengarahkan kita ke rute-rute yang aneh, lo. (Flickr/Stock Catalog)

Ini juga penting, lo, Millens. Sebelum kamu memulai perjalanan dengan Google Maps, pelajari dulu rute yang disediakan. Jadi, kamu bisa memprediksi akan lewat jalan mana saja. Sebagai contoh, kamu jadi tahu bakal masuk jalan tol, area perkampungan, sawah, atau hutan. Jadi kamu pun nggak akan kebingungan di tengah jalan.

Selain itu, kamu bisa memilih sejumlah rute untuk mengetahui tingkat kemacetannya. Hijau biasanya menandakan jalanan lengang, sementara oranye atau merah menandakan jalanan lebih padat. Jadi, kamu bisa memilih deh jalur mana yang paling cepat untukmu.

Tetap Fokus Mengemudi

Meski memakai ponsel atau peralatan GPS, kamu harus tetap fokus mengemudi dan memperhatikan jalan, ya Millens. Kamu bisa kok menyalakan fitur perintah suara saja untuk membantumu menemukan jalan yang tepat.

Dengan fokus mengemudi, kamu bisa melihat petunjuk jalan, arah, atau tanda-tanda lainnya. Kombinasi antara Google Maps dan melihat petunjuk jalan tentu akan memudahkanmu mencari tujuan.

Jangan Malu Bertanya ke Warga Sekitar

Kalau Google Maps sudah membuatmu kebingungan, nggak ada salahnya deh kembali ke cara tradisional namun ampuh, yakni bertanya ke warga sekitar. Apalagi jika rutenya terlihat mencurigakan seperti mengarah ke jalanan sepi, hutan, atau tempat-tempat yang sepertinya bakal sulit untuk dilalui. Setidaknya kamu bisa kembali ke jalanan yang lebih baik, kok, Millens.

Jadi, sudah tahu kan Millens cara memakai Google Maps atau GPS agar nggak sampai nyasar? (Det/IB09/E05)