Inibaru.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang secara resmi telah membuka seleksi terbuka untuk posisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh penjuru Tanah Air dipersilakan mengikuti seleksi terbuka yang prosesnya akan dilakukan secara daring.
Oya, perlu diketahui bahwa jabatan Sekda Kota Semarang selama setahun terakhir ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Sekda definitif sebelumnya, Iswar Aminuddin memilih pensiun dini untuk terjun ke dunia politik dan sekarang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang Joko Hartono menegaskan, seleksi ini terbuka untuk seluruh ASN di Indonesia. Dengan begitu, dia berharap kebijakan tersebut akan mendorong proses yang kompetitif dan transparan.
"Proses seleksi ini sudah kami persiapkan sejak jauh-jauh hari. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi ASN, baik dari pemerintah daerah maupun lembaga kementerian, untuk mengikuti seleksi Sekda Kota Semarang," kata Joko Hartono belum lama ini.
Pendaftaran via Daring
Panitia seleksi dipimpin Sekda Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Sumarno sebagai ketua, yang dibantu empat profesor yang ahli di bidangnya. Pendaftaran seleksi sudah dibuka sejak 20 Februari dan akan ditutup pada 6 Maret mendatang.
Pemkot Semarang menegaskan bahwa seluruh proses, mulai dari pendaftaran sampai hasil seleksi akan dipublikasikan di media sosial maupun website resmi. Hal ini sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
"Semua tahapan pendaftaran, termasuk unggah berkas dan pengumuman, dilakukan di situs ASN Career milik BKN," tutur Joko. "Tidak ada pertemuan tatap muka dengan panitia seleksi, masyarakat juga bisa memantau jalannya seleksi di sana."
Jabatan Sekda adalah posisi karier yang hanya bisa diikuti pegawai ASN. Joko merinci, persyaratan utamanya ialah pernah menduduki jabatan Eselon 2, Eselon 3 atau Fungsional Ahli Madya minimal tiga tahun dengan usia maksimal 58 tahun.
Rekam Jejak yang Baik
Joko menegaskan, yang terpenting dalam proses seleksi adalah memiliki rekam jejak yang baik sebagai ASN. Dia mengatakan, Sekda Semarang akan memimpin sekitar 16.000 ASN di lingkungan Pemkot, sehingga dibutuhkan sosok dengan integritas, moralitas dan potensi terbaik.
Proses seleksi tersebut, Joko melanjutkan, akan dibagi menjadi empat tahapan: seleksi administratif, penulisan makalah, tes kompetensi, dan wawancara dengan panitia. Pemkot Semarang menargetkan pengumuman daftar pelamar yang lolos administrasi pada 10 Maret 2026.
"Dari berbagai tahapan tersebut akan dipilih tiga besar yang kemudian dikoordinasikan dengan Gubernur dan BKN. Satu kandidat dari tiga besar ini akan ditetapkan sebagai Sekda definitif," pungkasnya.
Buat kamu para ASN yang merasa memenuhi persyaratan, silakan ambil kesempatan. Semoga beruntung! (Sundara/E10)
