Inibaru.id - Lantaran merugikan, para peternak harus sangat mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK). Bagi hewan dewasa, virus ini mungkin nggak masalah. Namun, untuk hewan muda akan sangat membahayakan karena bisa berujung kematian dan memengaruhi produksi susu.
Sehubungan dengan hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memulai program vaksinasi pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada Senin (13/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kaliori dan Sedan dengan menyediakan 250 dosis vaksin guna mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Agus Iwan Haswanto menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk enam tim vaksinasi yang terdiri dari dokter hewan. Dia menargetkan program ini akan selesai pada Rabu (15/1/2025).
“Kami bentuk enam tim dokter hewan. Vaksinasi dimulai hari ini, dan paling lambat Rabu, 250 dosis vaksin sudah selesai,” ujar Agus, Senin (13/1/2025).

Agus menambahkan, pihaknya juga tengah menunggu tambahan vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 5 ribu dosis vaksin telah diajukan untuk mendukung tahap lanjutan vaksinasi di Rembang.
“Sasaran vaksinasi adalah sapi yang benar-benar sehat. Kami melakukan screening terlebih dahulu untuk memastikan minimal tidak ada demam, serta tidak ditemukan ciri-ciri gejala PMK, seperti air liur berlebihan atau luka di kuku,” imbuhnya.
Setiap daerah memang semestinya bergerak cepat untuk menanggulangi penyebaran PMK ya, Millens? Kalau di daerahmu gimana? (Siti Zumrokhatun/E10)