Inibaru.id - Kreator digital tengah menjadi salah satu profesi yang menjanjikan hari-hari ini. Banyak orang pun berusaha membuat konten semenarik mungkin di media sosial seperti Tiktok atau Youtube. Untuk tujuan komersial, nggak jarang mereka membuat konten live streaming.
Namun, meski kelihatannya hanya cuap-cuap di depan kamera tanpa skrip, melakukan siaran langsung di medsos rupanya nggak semudah yang kita bayangkan, sebagaimana dikatakan Anya (bukan nama sebenarnya), seorang konten kreator asal Kota Semarang.
"Selain kemampuan merangkai kata dan berpikir cepat, alat pendukung juga sangat penting karena akan menentukan seberapa banyak orang yang bakal menonton," sebut perempuan 23 tahun itu via pesan suara, Jumat (6/2/2026).
Sebagai kreator pemula yang baru setahun terakhir terjun ke dunia itu, dia menyarankan, ada beberapa perangkat yang wajib dimiliki, di antaranya adalah laptop dengan spesifikasi memadai, kamera, mikrofon eksternal, lighting, capture card, dan soundcard.
"Yang menurutku nggak boleh dilupakan adalah software broadcaster. Terus, satu lagi adalah koneksi internet, karena kita bicara tentang live streaming," sarannya.
Definisi Live Streaming
Untuk yang belum tahu, live streaming atau real-time streaming adalah proses penyiaran konten video dan audio secara langsung melalui internet kepada audiens. Berbeda dengan video rekaman, cara ini memungkinkan interaksi langsung antara penyiar dengan penonton.
Interaksi itu bisa dilakukan melalui fitur chat atau komentar saat kejadian berlangsung. Biasanya, live streaming dilakukan oleh para streamer (sebutan untuk pelakunya) di dunia gim dan hiburan. Beberapa nama yang populer antara lain Windah Basudara, RRQ Skylar, Jessnolimit, Rendy Rangers, hingga Denny Sumargo.
Namun begitu, saat ini live streaming nggak marak untuk konten gaming dan hiburan. Seiring dengan kian banyaknya medsos yang menyediakan fitur siaran langsung secara gratis, siapa pun kini bisa melakukannya, baik untuk sekadar hiburan maupun tujuan komersial.
Platform siaran langsung yang biasa dipakai, di antaranya Youtube Live, Instagram Live, Tiktok, Facebook Live, dan Twitch. Konten yang disiarkan macam-macam, mulai dari konser, webinar, peluncuran produk, hingga penjualan.
Perangkat Utama Live Streaming
Melakukan live streaming di medsos seperti Tiktok tidaklah sulit, asalkan usiamu mencukupi. Tinggal buka aplikasi dan cari opsi "Live", maka kamu sudah terhubung langsung dengan para penontonmu. Namun, bagaimana jika kamu pengin melakukan streaming yang lebih profesional?
Untuk melakukannya, hal pertama yang perlu kamu ketahui adalah cara kerja nge-live. Untuk melakukan siaran langsung, konten harus direkam, lalu dikompresi, dikirim ke server streaming, kemudian disiarkan ke penonton. Semua itu dilakukan dalam hitungan detik.
Maka, sebagaimana dikatakan Anya, agar siaran langsung yang kamu lakukan berjalan lancar dan tampil profesional, memilih perangkat yang tepat adalah langkah awal yang nggak boleh dilewatkan. Berikut rekomendasi peralatan live streaming wajib yang perlu kamu pertimbangkan:
1. Komputer atau laptop dengan spesifikasi memadai
Perangkat utama yang harus dimiliki adalah komputer atau laptop yang cukup kuat, karena streaming membutuhkan kinerja prosesor, RAM, dan GPU yang cukup kuat agar software streaming dan aplikasi lain bisa berjalan tanpa hambatan
Laptop dengan penyimpanan SSD dan port koneksi lengkap seperti USB dan HDMI akan memudahkan integrasi dengan perangkat lain seperti kamera dan mikrofon.
2. Kamera yang berkualitas
Kamera yang baik menjadi fondasi visual dalam live streaming. Meski beberapa laptop sudah dibekali webcam bawaan, hasilnya seringkali kurang tajam. Kamu bisa menggunakan webcam full HD, kamera DSLR (atau mirrorless), atau smartphone yang kompetibel.
3. Mikrofon eksternal
Audio adalah bagian krusial dari live streaming, yang bahkan lebih penting ketimbang visual. Maka, agar suara jernih, menggunakan mikrofon eksternal diperlukan, mengingat perangkat bawaan biasanya kurang optimal.
Jenis mikrofon yang cocok dipilih bisa berupa USB microphone atau mikrofon kondensor dengan pola polar yang baik, yang mampu menangkap suara dengan lebih baik dan meminimalkan noise. Jenisnya macam-macam, dengan rencang harga dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Perangkat Tambahan yang Diperlukan
Live streaming sudah bisa dijalankan dengan laptop, kamera, dan mikrofon, tapi akan jauh lebih profesional dan optimal jika kamu menggunakan sejumlah perangkat tambahan sebagai pendukungnya. Berikut adalah beberapa alat yang sebaiknya kamu persiapkan:
1. Capture Card untuk sumber video eksternal
Jika kamu berencana menggunakan kamera profesional atau merekam gameplay dari konsol, capture card menjadi alat penting. Fungsinya adalah menangkap dan mengonversi rekaman video dari kamera atau perangkat lain menjadi format digital yang bisa diproses di laptop atau komputer.
Dengan capture card, live streaming menjadi lebih fleksibel karena bisa menerima multiple input video dari perangkat eksternal.
2. Perangkat pencahayaan atau lighting
Pencahayaan yang kurang baik akan membuat wajah atau objek yang mau kamu tampilkan saat sesi live terlihat kurang jelas, bahkan mempengaruhi kualitas warna pada kamera. Maka, pencahayaan tambahan mungkin diperlukan, karena saat live, mengedit video sudah pasti nggak bisa dilakukan.
Pencahayaan seperti ring light atau kit lighting lainnya mampu membantu agar wajahmu terlihat lebih jelas di kamera, terutama saat streaming di ruangan tertutup atau minim cahaya.
3. Audio monitor dan soundcard
Selain mikrofon, monitor audio membantu kamu mendengar suara seperti yang didengar penonton secara real time, sehingga kamu bisa cepat menyesuaikan volume atau mengatasi gangguan teknis.
Soundcard atau mixer audio juga penting untuk menghubungkan mikrofon ke komputer dan meningkatkan kualitas audio secara keseluruhan.
4. Software broadcaster
Perangkat keras mungkin kurang memadai jika kamu nggak menggunakan software yang tepat untuk manajemen siaran. Perangkat lunak broadcaster ini akan membantu mengelola input audio, video, overlays, hingga output streaming ke berbagai platform.
Untuk streamer pemula, kamu bisa menggunakan OBS Studio yang nggak berbayar tapi telah menjadi standar industri untuk live streaming. Namun, untuk mendapatkan fitur tambahan untuk alert, overlay, atau streaming multi-platform, kamu bisa memakai Streamlabs atau Restream.
5. Koneksi internet yang stabil
Terakhir dan yang nggak kalah penting adalah koneksi internet. Untuk melakukan live streaming tanpa nge-lag atau terputus, pastikan koneksi internetmu kuat dan stabil.
Memiliki perangkat yang tepat akan membuat live streaming lebih lancar, berkualitas tinggi, dan profesional. Semua perangkat yang disebutkan di atas saling berkaitan dan dipastikan akan memberikan pengalaman menonton yang lebih baik untuk para followers-mu. (Siti Khatijah/E10)
