inibaru indonesia logo
Beranda
Hits
Kenapa Kita Perlu Mengganti Sikat Gigi Usai Sakit?
Sabtu, 4 Mar 2023 19:55
Penulis:
Siti Khatijah
Siti Khatijah
Bagikan:
Ilustrasi: Sikat gigi adalah peralatan yang harus diganti baru seusai kamu sakit. (Pixabay)

Ilustrasi: Sikat gigi adalah peralatan yang harus diganti baru seusai kamu sakit. (Pixabay)

Para dokter menyarankan agar kita mengganti sikat gigi dengan yang baru usai sembuh dari sakit. Jika nggak ingin membuangnya, kita bisa membersihkan dengan cara mendisinfeksi sendiri. Kenapa ya?

Inibaru.id - Satu hal penting yang mesti kamu lakukan setelah sembuh dari sakit adalah bersih-bersih rumah. Kamu bisa mengganti seprai, mencuci baju, mengepel lantai dan membersihkan bagian rumah lainnya. Tujuannya supaya kuman-kuman yang tersisa saat kamu sakit yang mungkin masih menempel bisa segera tersingkir.

Nah, setelah membersihkan semua bagian rumah, jangan lupakan juga mengganti sikat gigi, ya. Ini adalah saran umum yang sering disampaikan oleh dokter dan ahli.

Menurut dokter gigi anak di Kind Smiles di California, AS Gary Liu, hal ini sangat penting terutama setelah kamu sembuh dari penyakit infeksi seperti herpes mulut, radang tenggorokan, bahkan flu biasa.

Kuman dapat hidup di sikat gigi selama 24 jam hingga beberapa minggu, tergantung pada jenis penyakit atau bakteri tertentu. Menurut The Dental College of Georgia di Universitas Augusta, AS, virus flu dapat bertahan di sikat gigi hingga tiga hari. Selain itu, ada risiko untuk terinfeksi ulang.

“Kamu dapat menggunakan sikat gigi yang sama saat sakit, tetapi kamu harus mengganti sikat gigi tersebut setelah sehat,” kata Gary Liu.

Dia juga mengatakan untuk berhati-hati dengan kemasan pasta gigi, terutama jika kamu menggunakan pasta gigi yang sama dengan anggota keluarga lain. Sebab, kemasan pasta gigi yang sama memungkinkan kuman berpindah dari sikat gigi ke kemasan pasta gigi.

Biarkan Sikat Gigi Terbuka

Selanjutnya, jangan tutup kepala sikat gigi. Ini mungkin terdengar berlawanan dengan kebiasaan, tetapi salah satu tipsya adalah membiarkan sikat gigi di udara terbuka. Jika menutupi sikat gigi dengan penutup, jumlah bakterinya mungkin lebih tinggi daripada jika dibiarkan di tempat terbuka.

“Mayoritas bakteri yang hidup di sikat gigi akan mati jika ada oksigen. Setelah sikat gigi kering, sebagian besar bakteri akan hilang," tambahnya.

Jika nggak ingin membuang sikat gigi, kamu dapat memilih untuk mendisinfeksi sendiri. Sikat gigi dapat kamu rendam dalam obat kumur antibakteri, larutan soda kue, hingga larutan cuka. Untuk membersihkan sikat gigi setiap hari, sikat gigi bisa di rendam dalam air panas, tapi jangan merebusnya.

Nah, rupanya sikat gigi juga jadi bagian penting untuk kesehatan kita, ya. Salah memperlakukan sikat gigi, bisa-bisa jadi sumber penyakit. (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Media Indonesia dengan judul Ini Pentingnya Mengganti Sikat Gigi Pascasakit.

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

A Group Partner of:

medcom.idmetrotvnews.commediaindonesia.comlampost.co
Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved