Inibaru.id - Sejarah kembang api sebagai bagian dari tradisi tahun baru melibatkan evolusi panjang dari kebudayaan dan perayaan di berbagai belahan dunia.
Berikut adalah perjalanan sejarah kembang api hingga menjadi elemen penting dalam menyambut tahun baru:
1. Asal Usul
Kembang api pertama kali ditemukan di Tiongkok, sekitar abad ke-7 atau ke-8 Masehi. Dalam upacara keagamaan, Tiongkok menggunakan bubur busa yang dicampur dengan bubuk hitam untuk menciptakan bunga api. Bahan ini kemudian ditembakkan ke dalam api untuk menghasilkan efek suara dan cahaya.
2. Penyebaran ke Dunia Arab dan Eropa
Kembang api kemudian diintegrasikan ke dalam dunia Arab dan Eropa melalui perdagangan dan penjelajahan. Kesusastraan Arab menyebutkan penggunaan awal mesiu dalam kembang api.
3. Abad Pertengahan dan Renaisans
Selama Abad Pertengahan dan Renaisans, kembang api menjadi hiburan populer di kalangan bangsawan Eropa. Mereka digunakan dalam festival dan pesta istana.
4. Pengaruh Diwali di India

Di India, kembang api telah menjadi bagian integral dari perayaan Diwali (Festival Cahaya) selama berabad-abad. Diwali adalah waktu di mana orang merayakan kemenangan cahaya atas kegelapan, dan penggunaan kembang api melambangkan kegembiraan.
5. Perayaan Tahun Baru
Penggunaan kembang api dalam perayaan tahun baru berkembang pada abad ke-18. Pada saat itu, kembang api menjadi semakin terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat umum.
6. Perkembangan di Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, penggunaan kembang api dalam menyambut tahun baru berkembang pesat. Pada tahun 1904, Adolph Ochs, pemilik New York Times, menyelenggarakan pertunjukan kembang api spektakuler di Menara Times Square, yang menjadi awal dari tradisi tahun baru di Times Square.
7. Tradisi Global
Kembang api kemudian menyebar menjadi tradisi global untuk merayakan pergantian tahun. Dari Australia hingga Eropa, Asia, dan Amerika, kembang api menjadi pemandangan umum di langit saat malam tahun baru tiba.
Penggunaan kembang api dalam menyambut tahun baru menjadi simbol kegembiraan, perayaan, dan harapan untuk masa depan.
Meskipun terdapat perubahan dalam teknologi dan desain kembang api, tradisi ini terus memperkuat ikatan antarbudaya dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan tahun baru di seluruh dunia.
Betewe, kamu juga suka menyaksikan atraksi kembang api pas Tahun Baru nggak, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)