BerandaHits
Selasa, 7 Apr 2026 13:47

DPRD Jateng Godok Aturan Standarisasi Jalan dan Garis Sempadan

Penulis:

DPRD Jateng Godok Aturan Standarisasi Jalan dan Garis SempadanAdministrator
DPRD Jateng Godok Aturan Standarisasi Jalan dan Garis Sempadan

Ketua DPRD Jateng Sumanto memimpin Raperda Standarisasi Jalan dan Garis Sempadan. (DPRD Jateng)

DPRD Jateng mulai menggodok Raperda Standarisasi Jalan dan Garis Sempadan untuk memastikan kualitas infrastruktur antarwilayah yang merata. Selain soal aspal, aturan ini juga bakal memperketat izin bangunan di pinggir sungai demi mencegah banjir.

Inibaru.id – Pernah ngerasa nggak sih, lagi asyik berkendara di jalan provinsi yang mulus, eh tiba-tiba jalannya jadi sempit atau rusak pas masuk wilayah tertentu? Nah, DPRD Jateng lagi gercep merespons usulan Raperda Penyelenggaraan Standarisasi Jalan biar kualitas jalan di seluruh wilayah nggak timpang.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menjelaskan kalau tiap tingkatan jalan itu punya "kasta" dan aturan mainnya sendiri. Nggak bisa disamaratakan antara jalan nasional, provinsi, kabupaten, sampai jalan desa.

“Sudah ada aturannya sendiri, jadi nanti hal-hal itu semua akan diatur. Antara jalan provinsi itu berapa meter minimal itu sudah diatur, klasifikasinya apa dari Kementerian,” ujar Sumanto di Gedung Berlian, Senin (6/4/2026).

Politisi PDI Perjuangan ini juga ngasih peringatan nih, kalau standar jalan disamain semua, malah bisa berabe.

“Jalan kabupaten begitu juga, jalan desa ada sendiri. Nanti kalau jalan nasional dengan jalan desa sama ya, nanti jadi masalah,” jelasnya.

Tertibkan Bangunan di Pinggir Sungai

Sumanto menegaskan setiap pembangunan jalan ada aturannya. (DPRD Jateng)
Sumanto menegaskan setiap pembangunan jalan ada aturannya. (DPRD Jateng)

Nggak cuma soal aspal, rapat paripurna kali ini juga fokus ngebahas Raperda Garis Sempadan. Ini penting biar orang nggak sembarangan bangun gedung atau rumah mepet ke jalan atau sungai.

Aturan ini merupakan revisi yang merujuk pada Perda RTRW Jateng terbaru (Perda Nomor 8 Tahun 2024). Tujuannya biar tata kota makin rapi dan yang paling penting, mencegah bencana banjir!

Sumanto nyentil kebiasaan buruk sebagian orang yang nekat bangun rumah di bantaran sungai yang bikin aliran air terganggu.

“Ya, salah satunya kan begitu juga. Pengaturan itu mencegah, supaya nanti orang mendirikan rumah itu kira-kira sesuai peraturan daerah. Sehingga tidak seenaknya buat rumah di pinggir sungai, biasanya nyamplok sungai menimbulkan banjir,” tegas Sumanto.

Dengan adanya aturan ini, ke depannya izin mendirikan bangunan bakal makin ketat. Jadi, jangan coba-coba "nyamplok" area sungai kalau nggak mau kena masalah ya! (Ike P/E01)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved