BerandaHits
Minggu, 22 Feb 2026 14:01

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

Penulis:

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit DadakanSundara
Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

Banner lucu semarakan bulan Ramadan di Jalan Raya Kaligetas Mijen Kota Semarang. (Inibaru.id/ Sundara)

Puluhan poster humor Ramadan yang dipasang di sepanjang Jalan Raya Kaligetas Mijen oleh Komunitas Pott berubah menjadi spot ngabuburit dadakan setelah viral di media sosial.

Inibaru.id - Warga Kecamatan Mijen, Kota Semarang, punya cara unik untuk menyambut Ramadan dengan penuh sukacita. Kalau melintas di sepanjang Jalan Raya Kaligetas, Kelurahan Purwosari, kamu akan tahu keunikan tersebut.

Di sepanjang jalan alternatif yang menghubungkan wilayah Mijen dengan Gunungpati tersebut, kamu bisa melihat deretan banner bergambar wajah warga dengan kalimat nyeleneh untuk menyambut Ramadan. Deretan spanduk itu seperti galeri humor dan mengundang tawa sekaligus pengingat untuk menahan lapar dan haus.

Tulisan jenaka muncul tanpa jeda sepanjang jalur yang seringkali ramai dilalui pengendara pada jam-jam sibuk tersebut. Beberapa kalimat terasa menggelitik, misalnya "Janjimu Manis, Boleh Aku Buat Takjil" atau "Berbukalah Dengan Aku, Karena Selain Manis Aku Masih Jomblo".

Selain berbahasa Indonesia, ada pula kalimat yang menggunakan bahasa Jawa, di antaranya adalah "Ayo Poso Eling Pitakon Kubur Ora Ono Remidi". Kalimat-kalimat singkat nan lucu itu pun tak ayal membuat pengendara sejenak melambat, membaca, lalu tersenyum, bahkan terbahak.

Lahir dari Ide Komunitas Pott

Kemunculan poster-poster menggelikan tersebut rupanya merupakan ide kreati dari Komunitas Pasukan Ora Tau Turu (Pott). Muhammad Ghufron, salah seorang anggota Pott menyebut, poster itu semula sekadar dibuat sebagai pengingat puasa untuk diri sendiri dan masyarakat.

"Kami ingin mengajak diri sendiri dan masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan. Humor sengaja dipilih karena cara itu paling mudah menarik perhatian masyarakat," lontar Ghufron saat ditemui Inibaru.id pada Minggu (22/2/2026). "Dengan kata-kata lucu biar masyarakat terhibur."

Selain masyarakat sekitar, poster tersebut juga sekaligus menjadi ajakan ringan bagi para pengendara yang kebetulan melintas. Pott sengaja mengangkat tema yang ringan agar mudah diterima, karena menurutnya berdakwah nggak harus dilakukan dengan dalil ayat Al-Quran atau hadis.

Secara keseluruhan, Ghufron mengungkapkan, ada sekitar 49 poster tema Ramadan yang terpasang di sepanjang jalan. Seluruh pemasangan, termasuk biaya cetak, berasal dari tenaga dan iuran anggota komunitas Pott dan karang taruna setempat.

Bukan Kali Pertama

Foto-foto yang terpampang di dalam banner merupakan warga kampung setempat. (Sundara/Inibaru.id) 
Foto-foto yang terpampang di dalam banner merupakan warga kampung setempat. (Sundara/Inibaru.id)

Pemasangan deretan poster lucu itu bukanlah aksi pertama dilakukan Pott. Ghufron mengungkapkan, cara itu sudah diinisiasi sejak 2017, tapi tiga tahun terakhir konsepnya memang sengaja agak diubah; dibuat lebih menghibur.

"Aktivitas Pott (selama Ramadan) tidak hanya berhenti dengan pemasangan banner. Kami juga rutin melakukan kegiatan membangunkan orang sahur selama satu bulan penuh," tutur pemuda ramah berusia 36 tahun tersebut.

Yang menarik dari deretan poster itu adalah penggunaan gambar orang yang begitu besar bak banner politikus atau partai pas kampanye. Sosok yang terpampang dalam gambar itu juga nyata, bukan buatan AI atau asal comot di internet. Mereka juga bukan model, artis, atau pesohor yang dikenal luas.

Ghufron mengatakan, model dalam poster itu adalah warga setempat, mulai dari anggota komunitas, karang taruna, hingga muazin dan guru ngaji. Tanpa bayaran, mereka dengan sukarela mempersilakan tampangnya dipatut besar-besar.

"Sama sekali tidak ada yang keberatan," tegasnya. "Kuncinya, no baper. Kalau tidak baper, kami bully pun mereka tidak marah, karena tujuan kami sekadar menghibur. Bikin orang tersenyum kan juga ibadah," jelas Ghufron.

Viral di Media Sosial 

Banner nyeleneh untuk menyemarakan bulan Ramadan ternyata viral di media sosial. (Sundara/Inibaru.id) 
Banner nyeleneh untuk menyemarakan bulan Ramadan ternyata viral di media sosial. (Sundara/Inibaru.id)

Ghufron mengatakan, pemasangan poster dilakukan sehari sebelum puasa dimulai. Nggak hanya kalimat receh pengundang tawa, beberapa tulisan juga berisikan sindiran soal godaan berbuka sebelum waktunya yang dibungkus lelucon. Pesan sederhana itu dinilai lebih mudah menempel di kepala.

"Salah satu contohnya, 'eling mi ayam suwargo loh enak'. Poster ini intinya adalah bahwa Allah menjanjikan surga, tapi kita malah memilih tidak puasa. Pesan kami sederhana, mengingatkan orang yang ingin mokel (membatalkan puasa) untuk mengurungkan niat," tuturnya diikuti tawa.

Memasuki Ramadan, Ghufron mulai nge-share poster-poster tersebut ke ruang digital. Niatnya sekadar mengisi konten di akun Instagram @pasukanoratauturu dan @karangtaruna_kecamatanmijen. Namun, hasilnya justru melampaui ekspektasi.

Mereka menuai puluhan ribu tanda suka, ratusan komentar, dan ribuan kali dibagikan. Konten mereka viral. Belakangan, kawasan berposter itu bahkan kini berubah menjadi spot foto dadakan. Banyak warga yang berfoto, bahkan yang berasal dari luar kampung.

Konsep yang Lebih Menghibur

Hingga sekarang, kalau kamu melintas di jalan tersebut pada sore hari, nggak sulit melihat orang-orang yang sengaja ngabuburit di situ. Para pengendara yang rata-rata bukan warga setempat itu akan memperlambat kendaraan, bahkan menghentikan kendaraan dan turun, untuk mengambil foto atau sekadar membaca.

"(Di Instagram) yang menonton video sudah tembus ratusan ribu. Dari yang saya lihat, 99 persen responsnya itu ngakak, ketawa, lucu, inspiratif, kreatif. Insyaallah tidak ada yang mem-bully," ungkapnya.

Ke depannya, Ghufron berharap jumlah banner dapat ditambah. Ke depan, mereka juga berencana menghadirkan konsep yang lebih menghibur. Targetnya sederhana; selain menyemarakkan Ramadan, Pott ingin membuat para pengendara yang melintas tersenyum.

"Tahun demi tahun, kami berusaha menyiapkan ide-ide baru agar orang yang lewat bisa tersenyum," ucap Ghufron. "Tahun kemarin konsepnya foto dengan kata-kata dari kutipan hadis atau Al-Quran, sedangkan tahun ini fokus ke kata-kata lucu dan jokes."

Wah, kreatif banget ide dari Komunitas Pott ini ya Gez! Barangsiapa menyambut Ramadan dengan sukacita, haram baginya api neraka, kan? Mungkin, inilah salah satu upaya tersebut! Ha-ha.(Sundara/E10)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved