Inibaru.id - Pada bulan suci Ramadan, tradisi ngabuburit atau menunggu azan Magrib untuk berbuka puasa biasa diisi dengan berbagai macam kegiatan seru, mulai dari berburu takjil, memasak, berolahraga, mengikuti tausiah, tadarus, hingga melakoni hobi seperti berkebun atau memancing.
Nah, buat kamu yang suka memancing dan tinggal di Kota Semarang, cobalah datang ke kawasan danau Semarang Zoo di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan. Di situ, kamu bisa ngabuburit sekaligus mencoba peruntungan menaklukan ikan patin berukuran monster yang menjadi incaran para pemancing.
Pada akhir pekan, suasana danau yang berlokasi di tengah kawasan kebun binatang yang berada di ujung barat Kota Semarang itu akan terasa jauh lebih hidup, terutama pada jam ngabuburit. Puluhan pemancing berdiri tenang di tepian dengan joran terhunus menunggu umpan disambar ikan.
Zaenal Mustofa, salah seorang pemancing yang belakangan menjadikan Danau Semarang Zoo sebagai lokasi ngabuburit andalannya ini membenarkan bahwa incaran utama para pemancing di lokasi tersebut adalah ikan patin raksasa yang beratnya konon mencapai dua digit.
"Ikan patin di sini ukurannya besar-besar; dengan berat rata-rata 10 kilogram, bahkan konon sampai dua digit," tutur Zaenal saat ditemui Inibaru.id belum lama ini. "Ramadan kemarin saya dapat enam ekor (patin), yang paling kecil delapan kilogram, yang terbesar 10 kilogram."
Tiket Masuk yang Murah
Menurut Zaenal, biaya memancing di Semarang Zoo relatif ramah di kantong. Dengan tiket masuk Rp10 ribu saja, pemancing bisa menghabiskan waktu sepuasnya di situ. Hasil tangkapan pun boleh dibawa pulang tanpa biaya tambahan lain.
Namun begitu, dia memperingatkan, ikan-ikan di danau tersebut nggak mudah ditaklukkan. Butuh strategi yang jitu dan umpan yang sesuai. Misal, ikan nila biasanya menyambar umpan dari lumut dicampur essen, cairan konsentrat beraroma amis yang akan membuat ikan tertarik.
"Lele dan bawal lebih mudah terpancing dengan pelet yang dicampur telur, sedangkan patin cenderung menyukai roti atau gorengan seperti bakwan dan mendoan," ucapnya. "Tapi, perkara dapat atau tidak ya untung-untungan. Kalau dari pagi belum disambar, sore mungkin mulai aktif, meski tidak tentu juga."
memancing, Zaenal mengatakan, bukanlah hitungan matematika; ada kalanya kurang beruntung, seperti yang terjadi padanya hari itu. Memasang tiga joran bersama anak lelakinya sejak sebelum Zuhur, hingga selewat Asar mereka baru berhasil mengamankan dua nila besar dan satu gabus.
Memang nggak selalu beruntung, tapi dia mengatakan, entah mengapa danau ini tetap menjadi lokasi favoritnya untuk menyalurkan hobi memancingnya itu. Menurutnya, tempat itu bikin ketagihan dan dia masih berharap bisa mendapatkan patin monster yang dirumorkan.
"Kalau ikan yang didapatkan ini nanti dimasak sebagai lauk untuk buka dan sahur," tutupnya untuk kembali memancing sebelum pulang menjelang Magrib.
Program Mancing Semarang Zoo
Humas Semarang Zoo Ibnu Athoillah mengatakan, program memancing di danau ini merupakan bagian dari kebijakan pihak managemen selama Ramadan. Tujuannya untuk menambah pilihan aktivitas pengunjung dengan biaya masuk yang relatif murah.
"Dengan tiket Rp10 ribu, pemancing bisa membawa pulang patin, nila, lele, hingga bawal berukuran besar. Benih ikan di danau sudah tersedia, termasuk ukuran monster. Saat event mancing ini kami menambah stok agar pemancing lebih puas," tuturnya saat dikonfirmasi Inibaru.id belum lama ini.
Ibnu menambahkan, aturan memancing di danau tersebut cukup sederhana. Pemancing bebas membawa joran atau umpan sendiri, tapi dilarang memakai jala atau alat setrum. Menurutnya, inilah yang membuat program ini begitu diminati pengunjung dari Semarang dan Kendal, terutama pada akhir pekan.
"Kami menargetkan ribuan pemancing akan berpartisipasi dalam program ini selama Ramadan, sembari bersiap menghadapi lonjakan wisatawan di Semarang Zoo saat libur lebaran pada Maret nanti," tandasnya.
Nah, buat kamu yang memancing dan belum punya alternatif ngabuburit yang asyik, langsung saja melipir ke Semarang Zoo dan coba taklukkan patin monster yang pastinya bakal jadi pengalaman seru Ramadan ini. Untuk patin, menurutmu umpan apa yang paling sesuai? (Sundara/E10)
