BerandaHits
Minggu, 1 Feb 2026 11:01

Alasan Kita Rupawan saat Bercermin, Tapi Jelek saat Selfie

Penulis:

Alasan Kita Rupawan saat Bercermin, Tapi Jelek saat SelfieArie Widodo
Alasan Kita Rupawan saat Bercermin, Tapi Jelek saat Selfie

Ilustrasi: Saat selfie, wajah kita terlihat nggak rupawan layaknya saat bercermin. (Harapanrakyat)

Kepikiran nggak mengapa saat bercermin, wajah terlihat tampan dan rupawan, tapi saat swafoto, hasil selfie-nya malah bikin kita terlihat jelek? Ternyata, ada penjelasannya, lo.

Inibaru.id - Pernah merasa wajah di cermin terlihat baik-baik saja, tapi begitu membuka kamera depan ponsel dan menjepret selfie, hasilnya malah bikin dahi berkerut? Hidung tampak lebih besar, senyum terasa janggal, atau wajah seperti sedikit miring ke satu sisi. Tenang, kamu tidak sendirian. Fenomena “tidak serupa” antara wajah di cermin dan hasil selfie ini ternyata cukup umum dan punya penjelasan yang masuk akal.

Selama ini, kita terbiasa berinteraksi dengan pantulan wajah sendiri di cermin. Yang jarang disadari, cermin menampilkan wajah dalam kondisi terbalik secara horizontal. Artinya, sisi kanan dan kiri wajah tertukar. Otak kita sudah sangat akrab dengan versi “terbalik” ini karena dilihat setiap hari, mulai dari sikat gigi sampai berdandan.

Masalah mulai muncul saat selfie diambil. Meski kamera depan menampilkan pratinjau seperti cermin, kebanyakan ponsel justru menyimpan hasil foto tanpa efek mirror. Hasilnya adalah wajah versi “asli”, bukan yang biasa kita lihat. Ketika foto itu muncul di galeri, otak merasa ada yang janggal. Bukan karena wajahnya berubah, tapi karena tampilannya berbeda dari versi yang selama ini kita kenal.

Perlu diingat juga, wajah manusia tidak sepenuhnya simetris. Ada alis yang sedikit lebih tinggi, sudut bibir yang tak sama, atau hidung yang sedikit condong. Saat melihat versi non-cermin di foto, perbedaan kecil ini jadi lebih terasa. Itulah sebabnya banyak orang merasa wajahnya terlihat tidak proporsional di selfie.

Ilustrasi: Selfie seringkali memperlihatkan foto wajah yang berbeda dari saat kita bercermin. (FB/Gurgur Manurung)
Ilustrasi: Selfie seringkali memperlihatkan foto wajah yang berbeda dari saat kita bercermin. (FB/Gurgur Manurung)

Beberapa ponsel sebenarnya menyediakan solusi sederhana lewat fitur “save selfie as previewed”. Dengan fitur ini, hasil selfie disimpan sesuai tampilan di layar, lengkap dengan efek cermin. Bagi sebagian orang, cara ini cukup membantu mengurangi rasa asing saat melihat hasil foto diri sendiri.

Selain soal pantulan, ada faktor lain yang ikut berperan bikin pantulan wajah di cermin dan hasil selfie terasa sangat berbeda, yaitu gerakan. Di cermin, kita melihat wajah dalam kondisi hidup: tersenyum, berkedip, dan bergerak. Otak tak sempat memeriksa detail-detail kecil. Sementara foto membekukan satu momen tertentu, termasuk ekspresi sepersekian detik yang bisa terlihat canggung. Foto juga bisa diperbesar dan ditatap lama, sesuatu yang jarang kita lakukan saat bercermin.

Aspek teknis kamera pun tak kalah penting. Kamera depan ponsel umumnya memakai lensa sudut lebar. Lensa ini membuat objek yang paling dekat dengan kamera terlihat lebih besar. Karena selfie diambil dari jarak dekat, bagian wajah seperti hidung, pipi, atau dahi bisa tampak lebih menonjol. Berbeda dengan foto yang diambil orang lain dari jarak lebih jauh, proporsi wajah biasanya terlihat lebih natural.

Jadi, jika selfie-mu terasa “aneh”, bukan berarti wajahmu berubah atau tidak menarik. Itu hanya soal kebiasaan, sudut pandang, dan cara kamera bekerja. Terkadang, yang perlu kita ubah bukan wajahnya, tapi cara kita memandangnya, Gez. (Arie Widodo/E07)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved