Inibaru.id - Cuaca ekstrem belakangan ini memang nggak bisa disepelekan. Hujan deras dibarengi angin kencang yang menerjang wilayah Pabelan, Tengaran, dan Suruh pada Sabtu sore kemarin sukses bikin puluhan atap rumah beterbangan. Tapi tenang, pemerintah nggak tinggal diam.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyebutkan bahwa ada 32 rumah dan satu mushala yang teridentifikasi mengalami kerusakan. Kabar baiknya, bantuan uang tunai dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sudah disiapkan buat meringankan beban warga.
Cek Kategorinya, Dapat Berapa Sih?
Bantuan ini dibagi berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami rumah warga. Berikut rinciannya:
- Rusak Berat: Bantuan sebesar Rp 15 juta (terdata ada 5 rumah yang masuk kategori ini).
- Rusak Sedang: Bantuan sebesar Rp 10 juta.
- Rusak Ringan: Bantuan sebesar Rp 5 juta.
Khusus untuk fasilitas umum seperti Mushala Al Ikhlas di Desa Barukan, perbaikannya dilakukan dengan cara yang sangat "Indonesia banget", yaitu gotong royong bareng BPBD, Satpol PP, TNI, dan Polri. Mantap!
Atap Beterbangan dalam 15 Menit
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB itu digambarkan warga sangat menakutkan. Menurut Zaenuri, seorang Kadus di Krajan Kidul, angin bergerak kencang dari timur ke barat selama kurang lebih 15 menit.
Efeknya? Pohon-pohon besar tumbang menutup jalan, bahkan tiang listrik sampai roboh menimpa rumah warga. Akses jalan dari Pabelan menuju Kota Salatiga pun sempat terganggu akibat material pohon dan kabel listrik yang melintang.
Mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi belum benar-benar usai, Bupati Ngesti mengimbau kita semua untuk tetap pasang mata dan telinga. "Saat hujan lebat disertai angin, warga harus waspada, terutama yang di sekitar rumahnya banyak pohon besar," pesannya.
Bencana memang nggak bisa ditebak, tapi solidaritas buat bangkit lagi itu harus! Betul nggak?
Semoga bantuan ini cepat cair dan warga terdampak bisa segera memperbaiki rumah mereka seperti sedia kala ya, Gez! Tetap waspada dan jaga kesehatan di tengah cuaca yang lagi nggak menentu ini. (Siti Zumrokhatun/E05)
