Tiga Kabupaten di Jateng Alami Kasus Covid-19 'Luar Biasa' Pasca-Libur Lebaran

Tiga Kabupaten di Jateng Alami Kasus Covid-19 'Luar Biasa' Pasca-Libur Lebaran
Ilustrasi: Penanganan kasus Covid-19 di Jawa Tengah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Kabupaten Kudus, Cilacap, dan Kendal menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena ketiga wilayah tersebut mengalami lonjakan kasus Covid-19 pasca-libur Lebaran. Strategi apa yang diterapkan Pemprov?

Inibaru.id – Tiga kabupaten di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Kudus, Cilacap, dan Kendal, menjadi sorotan pemerintah lantaran belakangan mengalami kasus "luar biasa" terkait Covid-19. Hal ini menjadi catatan lantaran kejadian ini berlangsung nggak lama setelah aturan larangan mudik lebaran berakhir.

Kabupaten Kudus menorehkan lonjakan kasus penderita Covid-19, sedangkan Kendal mencatatkan klaster lapas. Sementara, Cilacap menjadi sorotan karena kemunculan kasus B.1617.2, varian Covid-19 dari India yang dikenal gampang menular.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto mengungkapkan, pihaknya berupaya mempertegas pemberlakuan protokol kesehatan di pelbagai wilayah, serta melakukan tracing, tracking, dan treatment.

"Lonjakan kasus di Kudus cukup tajam, sehingga BOR (bed occupancy rate) tinggi, sekitar 75-80 persen," ungkap Yulianto.

Untuk menyikapi kasus di Kudus, pihaknya telah berupaya menambah tempat tidur rawat di rumah sakit sekitar sebagai langkah antisipasi. Salah satu rumah sakit yang dipersiapkan di antaranya RS Wongsonegoro Semarang yang BOR-nya rendah," kata Yulianto.

"Untuk varian baru, karena penyebarannya cepat, kami harus ketat. Teman-teman sudah menggunakan APD, tapi tetap tertular karena perilaku virus," ujarnya.

Sementara, untuk mencegah kejadian berulang seperti pada klaster lapas di Kendal, Yulianto bakal semakin mempertegas protokol kesehatan.

"Lonjakan kasus terjadi karena tidak taat protokol kesehatan. Saat makan bersama, lepas masker dan saling bercengkrama. Jadi harus hati-hati betul, baik di rumah atau restoran," pungkas Yulianto. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Ilustrasi: Penanganan kasus Covid-19 di Jawa Tengah. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)