Empat Gejala Deltacron, Kombinasi Delta dan Omicron yang Perlu Kamu Waspadai

Empat Gejala Deltacron, Kombinasi Delta dan Omicron yang Perlu Kamu Waspadai
Masyarakat perlu waspada virus Covid-19 varian Deltacron. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Muncul varian baru Covid-19, yakni varian Deltacron, kombinasi dari Delta dan Omicron. Omong-omong, seperti apa sih gejala dari varian ini?

Inibaru.id – Kasus Covid-19 varian Omicron memang masih belum mereda. Meski begitu, di Indonesia, berbagai pembatasan memang sudah semakin dilonggarkan. Kita juga sebaiknya nggak terlena dengan hal ini karena para peneliti melaporkan adanya varian baru bernama Deltacron.

Per Rabu (16/3/2022) lalu, terjadi kenaikan kasus mencapai 13.018 di Indonesia. Jumlah orang yang meninggal juga meningkat sebanyak 230 orang. Sementara, kasus aktifnya mencapai 279.969 atau berkurang 19.474 kasus, Millens. Jadi, bisa dikatakan, kondisi Indonesia memang cenderung semakin membaik meskipun kasus Covid-19 belum benar-benar hilang.

Balik lagi ke varian Deltacron ya. Penemuan varian baru ini terungkap oleh para peneliti di IHU Mediterranee Infection, Marseille, Prancis. Nah, Organisasi Kesehatan dari PBB, WHO, serta Badan Kesehatan Inggris pun ikut mengonfirmasi temuan varian baru ini.

Lantas, seperti apa sih gejala dari varian Deltacron yang perlu kamu waspadai? Nah, kalau yang ini sih sudah diungkap langsung oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro. Menurut keterangannya pada Senin (14/3/2022), gejalanya sebenarnya nggak beda jauh dengan gejala Covid-19 pada umumnya.

“Gejalanya sama-sama seperti SARS COV-2,” ungkap Reisa dalam diskusi daring tersebut.

Gejala Deltacron perlu kamu waspadai. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Gejala Deltacron perlu kamu waspadai. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Omong-omong, empat gejala Deltacron adalah batuk, pilek, sakit tenggorokan, serta demam, Millens. Kalau kamu mengalami gejala ini, dr Reisa menyarankan kamu untuk segera melakukan tes swab antigen sesegera mungkin.

Dr Reisa juga menegaskan kalau WHO masih benar-benar memantau varian Deltacron ini di seluruh dunia. FYI, varian Delta dikenal menyerang saluran pernapasan bagian bawah, sementara Omicron menyerang saluran pernapasan bagian atas. Ada kekhawatiran varian Deltacron adalah kombinasi dari keduanya sehingga akan sangat fatal jika terserang.

Berita baiknya, Kementerian Kesehatan RI pada Rabu (16/3/2022) lalu menyebut belum ada kasus Deltacron di Indonesia.

“Hingga saat ini, pemerintah belum mendeteksi kasus varian Deltacron di Indonesia dan kita terus akan memantau,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi.

Untuk itu, dia pun memastikan kalau pemerintah bakal terus mengawasi pintu-pintu masuk ke Indonesia untuk menurunkan kemungkinan masuknya varian-varian baru Covid-19. Masyarakat pun diminta tetap untuk menjaga protokol kesehatan, khususnya di luar rumah.

Melihat kondisi sekarang, apakah kamu juga khawatir dengan adanya varian baru Deltacron, Millens? (Det, Cnn/IB09/E05)