Bandara Ahmad Yani Semarang Turunkan Tarif Tes Usap PCR

Bandara Ahmad Yani Semarang Turunkan Tarif Tes Usap PCR
Ilustrasi: Swab PCR Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Bandara Ahmad Yani Semarang menurunkan tarif batas tertinggi pada tes usap PCR sebagai salah satu syarat penerbangan. Hal ini menyusul kebijakan pemerintah yang berlaku sejak 28 Oktober 2021.

Inibaru.id – Menanggapi keluhan dari masyarakat terkait tingginya tarif RT-PCR sebagai syarat perjalanan udara, Kementerian Perhubungan membuat aturan tentang batas tarif tertinggi pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Tarif yang berlaku saat ini sebesar Rp 275 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali dan Rp 300 ribu untuk luar Pulau Jawa an Bali. Tarif ini juga berlaku di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

"Kami telah melakukan penyesuaian tarif yang awal mulanya sebesar Rp 495 ribu menjadi Rp 275 ribu," kata General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Hardi Ariyanto, Jumat (29/10/2021).

Hardi menjelaskan, di Bandara Ahmad Yani layanan tes RT-PCR Covid diselenggarakan di Gedung Parkir Lantai 1A (Klinik Mugi Sehat) dan 1B (Klinik Angkasa Medika) pukul 07.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

"Hasil pemeriksaan akan keluar 1x24 jam setelah pengambilan sampel,” jelas Hardi.

Hardi menambahkan, syarat calon penumpang pesawat di Bandara Ahmad Yani wajib sudah divaksin covid-19 minimal dosis pertama dan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang berlaku 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Ketentuan tes RT-PCR ini juga berlaku bagi anak di bawah 12 tahun yang ikut orang tuanya terbang dengan pesawat.

"Yang membedakan antara persyaratan perjalanan saat ini dengan sebelumnya adalah masa berlaku RT-PCR yang sebelumnya hanya 2x24 saja disesuaikan menjadi 3x24 jam sebelum keberangkatan," jelas Hardi. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Ilustrasi: Keberangkatan pesawat terbang di tengah pandemi Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)