Inibaru.id- Buat kamu yang sudah punya agenda healing ke Gunung Bromo dalam waktu dekat, sepertinya harus cek kalender lagi, nih.
Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bakal "istirahat" sejenak dari hiruk-pikuk wisatawan. Penutupan ini dilakukan untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948.
Biar nggak salah jadwal, yuk simak poin-poin pentingnya di bawah ini!
Bromo Tutup Total 2 Hari
Demi menjaga kekhusyukan ritual Nyepi, Balai Besar TNBTS resmi menghentikan seluruh aktivitas wisata. Catat tanggalnya ya:
- Mulai Ditutup: Kamis, 19 Maret 2026 (pukul 00.00 WIB).
- Dibuka Kembali: Sabtu, 21 Maret 2026 (pukul 12.00 WIB).
Kepala Bidang Pengelolaan TN Wilayah I, Septi Eka Wardhani, menegaskan kalau penutupan ini bersifat menyeluruh. Jadi, nggak ada celah buat curi-curi masuk selama periode tersebut, ya!
Berbarengan dengan Prediksi Lebaran?
Nah, ini yang menarik. Tahun 2026 diprediksi bakal punya momen unik karena Hari Raya Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh berdekatan dengan pembukaan Bromo, yakni 21 Maret 2026.
Kalau beneran barengan, pihak pengelola sudah punya skenario:
- Buka Setengah Hari: Bromo baru akan dibuka setelah pelaksanaan Salat Id selesai.
- Siaga Lonjakan: Diperkirakan ada sekitar 5.000 wisatawan yang bakal menyerbu Bromo di libur Lebaran nanti.
- Keamanan Ekstra: Personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemda sudah disiagakan buat memantau fasilitas dan kenyamanan pengunjung.
Ranu Regulo Masih Digembok
Selain info soal Nyepi, ada kabar kurang sedap buat pencinta camping. Destinasi Ranu Regulo saat ini masih ditutup untuk umum.
Alasannya bukan soal ritual, tapi karena cuaca ekstrem. Banyak pohon di sekitar danau yang rawan tumbang, jadi pihak pengelola nggak mau ambil risiko demi keselamatan kamu. Ranu Regulo baru akan dibuka lagi kalau kondisi alam sudah benar-benar bersahabat.
Eits, ada catatan nih, Gez. Sebelum berangkat, pastikan kamu selalu pantau akun resmi atau website TNBTS buat update kuota dan status jalur pendakian, ya!
Gimana, tetap mau gas ke Bromo setelah Nyepi atau nunggu libur Lebaran sekalian, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)
