Banyumala Twin Waterfalls, Air Terjun Kembar yang Tersembunyi Kawasan Utara Bali

Banyumala Twin Waterfalls, Air Terjun Kembar yang Tersembunyi Kawasan Utara Bali
Air terjun kembar di Bali, Banyumala Twin Waterfallas. (Twitter/rajakelanatours)

Di Bali, ada air terjun kembar yang sayang kalau nggak kamu kunjungi. Nama air terjun ini adalah Banyumala Twin Waterfalls. Bagaimana cara untuk mencapainya, ya?

Inibaru.id – Air menjadi inti kehidupan; sungai merupakan sumber peradaban; sementara, air terjun adalah pusat keindahannya. Maka, nggak heran kalau banyak orang menjadikan air terjun sebagai tempat untuk berwisata.

Air yang jatuh dari ketinggian memang tampak luar biasa. Berada di dekatnya dan merasakan tubuh disekap kabut atau basah kuyup diterpa "gerimis" dari air terjun sungguh menyenangkan. Kalau beruntung, kadang kamu juga bisa melihat pelangi yang muncul dari rintik air yang diterpa sinar matahari.

Di Indonesia, nggak sulit menemukan lokawisata alam berupa air terjun. Hampir semua wilayah di negeri ini memilikinya. Nah, di Bali, salah satu air terjun yang belakangan banyak dikunjungi wisatawan adalah Banyumala Twin Waterfalls.

Berlokasi di Bali Utara

Banyumala Twin Waterfalls. (Walkmyworld)
Banyumala Twin Waterfalls. (Walkmyworld)

Berbeda dengan kebanyakan tempat wisata di Bali yang kebanyakan berada di daerah selatan, Banyumala Twin Waterfalls justru berlokasi di kawasan utara Bali, tepatnya di Kabupaten Buleleng. Air terjun ini hanya berjarak sekitar 30 menit dari lokawisata Bedugul. Tempatnya agak tersembunyi.

Dari Denpasar, kamu bakal butuh waktu sekitar tiga jam perjalanan dengan kendaraan pribadi untuk tiba di kawasan air terjun kembar yang berlokasi di Banjar Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, tersebut.

Sejak dibuka pada 2015, berbagai fasilitas telah disediakan di lokasi wisata ini. Sebagai contoh, area parkirnya sudah lumayan luas dan nyaman. Nggak jauh dari pintu masuk, kamu juga bisa menemukan warung sederhana yang menjajakan berbagai makanan ringan.

Dari area parkir, kamu cukup berjalan kaki di jalan setapak sekitar 15-20 menit. Jalannya agak menurun, sehingga kamu harus bersiap untuk mendaki saat pulangnya nanti.

Dikelilingi Pepohonan Hijau

Air terjun Banyumala. (Wikipeda/Made Agus Devayana)
Air terjun Banyumala. (Wikipeda/Made Agus Devayana)

Banyumala Twin Waterfalls terasa lebih asri lantaran di samping gerojokan dikelilingi pepohonan hijau nan lebat. Sementara, di tengahnya, kamu bisa melihat dua aliran air yang mengucur deras dari ketinggian. Dari kejauhan, kamu sudah bisa mendengar air yang bergemuruh, menandakan aliran air terjun cukup deras.

Di tempat gerojokan itu jatuh, ada sebuah kolam dangkal dengan air yang jernih seperti kristal. Kamu bisa sekadar keceh atau ciblon di ceruk yang cukup tenang tersebut.

Untuk masuk ke kawasan wisata Air Terjun Kembar Banyumala ini, kamu perlu menyiapkan bujet untuk menebus tiket sebesar Rp 30 ribu per orang. Biaya ini sudah termasuk air mineral sebagai bekal untuk menikmati keindahan si kembar tersebut.

Kamu juga nggak perlu takut kebingungan berganti pakaian atau membilas diri pasca-ciblon karena lokawsata tersebut juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas MCK, termasuk toilet dan WC umum.

Karena masih pandemi, kalau mau berkungjung ke Banyumala Twin Waterfalls hati-hati ya, Millens! Jangan lupa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat! (Pop/IB09/E03)