Tips Agar Keuanganmu Sehat Meski Resesi di Depan Mata

Tips Agar Keuanganmu Sehat Meski Resesi di Depan Mata
Berbelanja produk UMKM merupakan uapaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (Dok. Kemenkeu)

Katanya kita dan semua orang di dunia bakal menyambut resesi. Jangan khawatir, inilah tips agar keuanganmu sehat meski resesi sudah si depan mata. 

Inibaru.id - Situasi ekonomi yang nggak menentu menjadi tantangan yang bakal dihadapi oleh setiap negara. Namun, sebagai masyarakat kecil, dampak dari ketidakstabilan ekonomi itu bisa langsung kita rasakan, lo.

Oleh karena itu, perencana keuangan Prita Ghozie memberikan tips untuk kita bisa mengelola keuangan dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan berbelanja produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, bisnis UMKM sebagai salah satu kekuatan ekonomi Indonesia memegang peranan yang signifikan terhadap pertumbuhan dan kestabilan ekonomi di tengah ancaman resesi.

Saat ini, produk lokal dengan kualitas tinggi dan harga terjangkau sudah tersedia dan semakin mudah diakses masyarakat. Jadi, jangan ragu untuk berbelanja produk UMKM, ya! Mau beli via daring atau luring, terserah kamu deh.

"Selain bisa menekan pengeluaran, belanja di UMKM yang merupakan salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi nasional pun justru bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang positif. Hal ini menjadi salah satu kunci agar kita semakin kuat bertahan menghadapi ancaman resesi," jelas Prita.

FYI, data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Agustus 2022 menunjukkan, terdapat 65 juta UMKM di Indonesia yang berkontribusi sebesar 60,5 persen PDB.

Evaluasi Pos Pengeluaran

Jangan sampai isi dompet kita kosong karena lupa nggak mencatat setiap pengeluaran. (Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)
Jangan sampai isi dompet kita kosong karena lupa nggak mencatat setiap pengeluaran. (Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)

Nggak cuma berbelanja produk UMKM, cara lain mengatur keuangan adalah mengevaluasi pos pengeluaran. Hal itu berguna banget karena saat ekonomi sedang sulit dan nggak menentu, isi dompet nggak boleh cekak dan "bocor halus". Betul kan?

Langkah pertama yang harus  kamu lakukan adalah mencatat semua detail pengeluaran. Dengan begitu, kamu mempunyai visibilitas yang lebih besar pada uang yang dipakai.

"Selanjutnya, kategorikan dan sortir setiap biaya yang keluar berdasarkan prioritasnya, hal ini dilakukan untuk mempermudah kita dalam memangkas pengeluaran yang tak perlu,” ujar Prita.

Cara lainnya yakni memperbanyak tabungan dan mencari penghasilan tambahan. Menurut Prita, penghasilan tambahan dapat digunakan sebagai tabungan untuk mengantisipasi berbagai perubahan di tengah situasi yang nggak menentu.

Terakhir, sebagai masyarakat, kamu disarankan lebih cermat dalam berbelanja. Prita mengakui, mengubah kebiasaan belanja memang nggak mudah. Menurut dia, orang-orang nggak harus langsung berhenti yang justru memicu resesi.

Nah, sudah siap melakukan step-step tadi untuk menyambut tahun resesi, Millens? Apapun upaya kita nanti, semoga ketidakstabilan ekonomi dunia nggak mampu merobohkan kondisi finansial kita, ya! (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Belanja Produk UMKM Bisa Tangkal Resesi?