Inibaru – Saat Ramadan, banyak orang yang meluangkan waktu untuk tidur siang. Selain disebut berpahala, tidur siang dianggap efektif memangkas waktu sampai buka puasa tiba. Namun, terlalu tidur siang juga nggak baik, lo.
Tidur selama 10 hingga 15 menit di siang hari memang bermanfaat untuk kesegaran tubuh dan meningkatkan konsentrasi. Kalau lebih dari durasi itu, kamu harus siap-siap menanggung risiko gangguan kesehatan.
Laman Halodoc (10/12/2018) menulis, tidur siang selama lebih dari 40 menit dapat mengakibatkan pelbagai gangguan kesehatan. Salah satu yang bisa timbul dari pola itu adalah sindrom metabolik. Sindrom tersebut berupa kondisi terjadinya peningkatan tekanan darah, kolesterol, kadar gula darah, dan lemak berlebih di sekitar pinggang.
Tidur siang berlebihan dapat picu pelbagai gangguan kesehatan. (Shutterstock/Joesayhello)
Seseorang yang memiliki kebiasaan tidur siang selama 1,5 hingga 3 jam juga berisiko lebih tinggi terkena sindrom metabolik yakni hingga 50 persen. Sebaliknya, risiko sindrom metabolik akan menurun jika waktu tidur siang orang seseorang kurang dari 30 menit.
Nggak hanya sindrom metabolik, tidur siang yang terlalu lama juga dapat memicu gangguan kesehatan lain seperti diabetes tipe 2, Millens. Tidur siang selama lebih dari satu jam dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 46 persen.
Tidur siang selama lebih dari satu jam juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung sebanyak 82 persen dan meningkatkan risiko kematian hingga 27 persen. Duh, ngeri juga ya!
Jaga waktu tidur agar terhindar dari risiko gangguan kesehatan. (Shutterstock)
Agar kamu tetap bisa menikmati waktu tidur siang tanpa khawatir terkena risiko gangguan kesehatan, cobalah untuk membatasi waktu tidur siangmu. Maksimal kamu diperbolehkan tidur siang selama 40 menit. Kendati begitu, durasi tidur siang terbaik adalah 20 hingga 30 menit.
Tidur siang memang enak, tapi apa kamu mau terkena gangguan kesehatan karena terlalu lama tidur? Semangat hidup sehat, Millens! (IB10/E04)