Inibaru.id – Kalau melihat peta, biasanya desa yang berada di tepi laut identik dengan wilayah pesisir yang langsung menghadap samudra. Namun di Norwegia ada sebuah desa kecil yang unik: sangat jauh dari laut lepas, tetapi tetap berada di tepi laut. Nama desa itu adalah Skjolden.
Terletak di wilayah Luster, Norwegia Barat, Skjolden berada di ujung sebuah fjord, semacam teluk yang sangat panjang, bernama Sognefjord. Kebetulan, fjord ini adalah yang terpanjang sekaligus terdalam di Norwegia. Panjangnya mencapai sekitar 205 kilometer dari laut terbuka hingga ke titik paling dalamnya, yaitu Skjolden.
Artinya, untuk mencapai desa ini lewat laut, kapal harus menyusuri fjord sejauh ratusan kilometer ke pedalaman. Kalau membandingkannya dengan jarak kota di Indonesia, setara dengan jarak Jakarta sampai Cirebon, Gez! Jauh banget, kan?
Itulah yang membuat Skjolden terasa unik. Meski secara teknis berada di tepi laut, desa ini sebenarnya jauh dari garis pantai samudra. Di sekelilingnya bukan hamparan pantai luas, melainkan pegunungan curam, lembah hijau, dan air fjord yang tenang seperti danau raksasa.
Desa Kecil di Ujung “Raja Fjord”
Sognefjord sering dijuluki “King of the Fjords” karena ukuran dan keindahannya. Dari laut sisi barat Norwegia, fjord ini menembus daratan hingga ratusan kilometer, melewati banyak cabang fjord sebelum akhirnya berakhir di Skjolden.
Desa yang luasnya hanya sekitar setengah kilometer persegi ini dihuni oleh kurang dari 300 orang. Meski kecil, posisinya sangat strategis karena berada di titik pertemuan beberapa lembah dan dekat dengan pegunungan Hurrungane.
Banyak wisatawan yang datang ke Skjolden justru melalui kapal pesiar. Kapal tersebut perlahan menyusuri fjord selama berjam-jam, melewati tebing tinggi, air terjun, dan rumah kayu khas Norwegia sebelum akhirnya tiba di desa kecil ini. Perjalanan masuk ke fjord sering dianggap sebagai bagian paling spektakuler dari pengalaman berkunjung ke sana.
Gerbang Menuju Alam Liar Norwegia
Skjolden sebenarnya merupakan pintu masuk menuju kawasan alam liar Norwegia. Dari desa ini, pengunjung bisa menjelajahi beberapa taman nasional terkenal seperti Jotunheimen, Breheimen, dan Jostedalsbreen.
Tak jauh dari sana juga terdapat Nigardsbreen, salah satu cabang gletser dari Jostedalsbreen yang merupakan gletser terbesar di daratan Eropa. Selain itu, wisatawan juga bisa mendaki bukit, melihat air terjun, atau sekadar berjalan santai di tepi fjord sambil menikmati pemandangan pegunungan yang dramatis.
Sunyi, Tapi Memikat
Jika dibandingkan dengan kota-kota wisata besar, Skjolden mungkin terasa sangat sepi. Namun justru di situlah daya tariknya. Desa ini menawarkan suasana yang benar-benar tenang seperti air fjord berwarna hijau kebiruan, rumah kayu kecil di tepi perairan yang tenang, dan pegunungan tinggi yang mengelilingi desa seperti benteng alami.
Skjolden membuktikan bahwa “desa tepi laut” tidak selalu berarti pantai yang menghadap samudra. Di tempat ini, laut justru masuk jauh ke pedalaman melalui fjord, menciptakan lanskap yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain di dunia. Tertarik melihatnya langsung, Gez? (Arie Widodo/E07)
