Inibaru.id - Buat kamu yang merasa belakangan ini cuaca makin nggak menentu, ternyata ada alasannya, nih. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebut kalau fenomena La Niña lemah sudah berakhir pada Februari lalu dan berganti ke fase netral.
Masalahnya, ada potensi El Niño kategori lemah hingga moderat yang bakal "nongol" di pertengahan tahun dengan peluang 50-60 persen. Artinya? Siap-siap saja menghadapi udara yang lebih kering dari tahun lalu!
Masuknya angin timuran (Monsun Australia) jadi pertanda kalau kita sudah resmi pindah musim. Catat nih jadwal bertahapnya:
- April 2026: Mulai terasa di 114 Zona Musim (16,3%).
- Mei 2026: Menyusul di 184 Zona Musim (26,3%).
- Juni 2026: Giliran 163 Zona Musim (23,3%) lainnya.
Wilayah yang bakal merasakan kemarau lebih cepat ini mencakup hampir seluruh Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua. Nah, buat puncaknya, Agustus 2026 diprediksi jadi bulan paling membara buat sekitar 61,4 persen wilayah Indonesia.
Lebih Kering dan Lebih Lama
Jangan bayangkan kemarau yang "biasa-biasa" saja, ya. BMKG memproyeksikan sifat kemarau tahun ini bakal lebih kering di 451 Zona Musim. Nggak cuma itu, durasinya juga diperkirakan lebih panjang dari kondisi normalnya.
Cuma ada sedikit kabar adem buat warga Gorontalo dan Sulawesi Tenggara, karena cuma dua wilayah itu yang diprediksi punya sifat kemarau lebih basah dibanding area lainnya.
Tips Bertahan di Musim Kemarau 2026
BMKG nggak cuma kasih peringatan, tapi juga kasih aba-aba buat kita semua agar lebih waspada:
- Hemat Air: Mulai sekarang, yuk lebih bijak pakai air. Buat para petani, disarankan pilih varietas tanaman yang nggak "haus" air dan punya siklus panen singkat.
- Waspada Karhutla: Karena udara sangat kering, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) jadi makin tinggi. Jangan sembarangan buang puntung rokok atau bikin bakaran sampah ya!
- Jaga Kesehatan: Panas yang ekstrem bisa bikin kualitas udara menurun. Jangan lupa banyak minum air putih dan pakai masker kalau polusi mulai terasa pekat.
Gimana, sudah siap menghadapi teriknya tahun ini atau masih belum bisa move on dari ademnya musim hujan nih, Gez? (Siti Zumrokhatun/E05)
