BerandaHits
Selasa, 6 Jan 2026 18:57

Presiden Venezuela Ditangkap AS, Apa Pengaruhnya pada Harga BBM di Indonesia?

Presiden Venezuela Ditangkap AS, Apa Pengaruhnya pada Harga BBM di Indonesia?

Presiden Venezuela Nicholas Maduro ditangkap Amerika Serikat. (AFP)

Langkah berani AS menangkap Presiden Venezuela bikin pasar energi dunia waswas. Meski secara jarak sangat jauh, konflik ini berpotensi memengaruhi harga minyak dunia yang ujung-ujungnya bisa berdampak ke inflasi di Indonesia. Yuk, simak bedah dampaknya buat ekonomi kita biar kamu nggak gagal paham!

Inibaru.id – Dunia internasional baru saja dikejutkan dengan berita panas dari Caracas. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melakukan langkah ekstrem dengan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, lewat operasi militer pada Sabtu (3/1/2026). Nggak cuma itu, AS juga secara terang-terangan mengincar penguasaan cadangan minyak di sana.

Sebagai informasi nih, Gez, Venezuela itu punya cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, mencapai 303 miliar barel! Mengingat betapa krusialnya minyak bagi ekonomi global, banyak yang bertanya-tanya: Apakah konflik ini bakal bikin harga BBM di Indonesia ikutan melonjak?

Efek Domino Lewat Harga Minyak Dunia

Penampakan pengolahan minyak mentah Venezuela yang bakal dikelola AS. (Reuters)
Penampakan pengolahan minyak mentah Venezuela yang bakal dikelola AS. (Reuters)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan kalau pemerintah terus memantau situasi ini. Sejauh ini, harga minyak dunia memang masih relatif stabil di angka 63 dolar AS per barel.

Meski begitu, para ahli mengingatkan kita untuk nggak lengah. Kepala Center Makroekonomi INDEF, M. Rizal Taufikurahman, menjelaskan kalau dampak ke Indonesia memang nggak langsung, tapi tetap ada jalur "rambatannya". Jalur utama yang harus diwaspadai adalah harga minyak global.

Kalau konflik ini bikin harga minyak dunia melambung, Indonesia yang masih hobi impor minyak bakal kena getahnya:

Inflasi naik: Harga barang-barang kebutuhan bisa ikutan mahal.

Biaya logistik bengkak: Ongkos kirim paket atau transportasi umum bisa naik.

Beban subsidi energi: Pemerintah harus putar otak buat nutupi anggaran subsidi BBM.

Hubungan Dagang Masih "Jauh"

Kabar baiknya, secara hubungan dagang, Indonesia dan Venezuela itu sebenarnya nggak "dekat-dekat amat". Venezuela cuma nangkring di urutan ke-98 sebagai negara tujuan ekspor kita. Jadi, kalau ekonomi mereka goyang, ekspor-impor nasional kita secara langsung nggak akan terlalu bergejolak.

Analis senior Ronny Sasmita, dikutip dari CNN juga bilang kalau Indonesia nggak bergantung pada pasokan minyak dari Venezuela. Jadi, kita nggak perlu takut bakal kekurangan stok bensin gara-gara kejadian di Caracas itu.

Selain soal minyak, hal yang perlu kita pantau adalah psikologi pasar. Biasanya, kalau ada konflik geopolitik besar, para investor global bakal "main aman". Mereka cenderung menarik dana dari negara berkembang (termasuk Indonesia) dan memindahkannya ke aset yang lebih aman seperti Dolar AS. Imbasnya, nilai tukar Rupiah bisa saja sedikit tertekan dalam jangka pendek.

Apa yang Harus Dilakukan Indonesia?

Biar ekonomi kita tetap chill di tengah badai global, para ahli menyarankan pemerintah buat fokus pada tiga hal:

  1. Jaga Stabilitas: Pastikan nilai tukar Rupiah dan cadangan devisa kuat.
  2. Diversifikasi Energi: Nggak boleh cuma bergantung pada satu jenis energi (minyak) saja.
  3. Politik Bebas Aktif: Tetap pada posisi netral agar nggak terseret konflik yang nggak menguntungkan.

Konflik AS-Venezuela memang bikin dahi berkerut, tapi selama fondasi ekonomi dalam negeri kita kuat, dampaknya masih bisa dikendalikan kok. Jadi, jangan panik dulu ya!

Menurutmu, perlu nggak sih Indonesia makin ngebut pindah ke kendaraan listrik biar nggak pusing kalau harga minyak dunia naik-turun? (Siti Zumrokhatun/E05)


Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media
A Group Member of:
medcom.idmetro tv newsmedia indonesialampost

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved