inibaru indonesia logo
Beranda
Hits
Lima Nama yang Paling Banyak Dicari di Google Indonesia Selama 2019
Senin, 23 Des 2019 17:00
Penulis:
Bagikan:
Nadiem Makarim menjadi nama yang paling banyak dicari di Google. (Inews)

Nadiem Makarim menjadi nama yang paling banyak dicari di Google. (Inews)

Nadiem Makarim dan beberapa tokoh publik lainnya menjadi nama-nama yang paling banyak dicari di Google. Selain Nadiem, siapa lagi yang menarik perhatian warganet tahun ini?

Inibaru.id – Menjelang pergantian tahun, ada lima tokoh yang paling banyak dicari di Google Indonesia selama 2019. Melansir Tirto, Kamis (12/12/19), lima tokoh yang paling sering dicari di Google berasal dari latar belakang beragam. Siapa saja mereka?

Nadiem Makarim

https://statik.tempo.co/data/2019/11/15/id_889457/889457_720.jpg

Nadiem Makarim menjadi pusat perhatian setelah ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (Tempo)

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus pendiri Gojek Nadiem Makarim menjadi nama teratas yang dicari di Google. Lahir di Singapura, 4 Juli 1984, Nadiem menempuh pendidikan sarjananya di Brown University dan melanjutkan studinya di Harvard Business School. Pada 2011, dia sempat bekerja sebagai Managing Director di Zalora. Nadiem lantas memutuskan mundur dari jabatannya untuk fokus membesarkan Gojek. Pada 2018, Bloomberg memasukkan namanya dalam Daftar 50 Orang Paling Berpengaruh di Dunia.

BTS

https://awsimages.detik.net.id/visual/2019/05/08/d14c776c-84ce-4ade-9c3d-7ebd2ae5463f_169.jpeg?w=650

BTS berhasil menjadi salah satu grup vokal paling populer dari Korea Selatan. (CNN Indonesia)

BTS menjadi nama terpopuler kedua setelah Nadiem Makarim. Pada 2018 lalu, grup vokal laki-laki asal Korea Selatan ini merilis album mereka yang berjudul Love Yourself. Album ini sukses besar di pasar musik internasional. BTS kemudian merilis album baru yang berjudul Map Of The Soul. Album ini diganjar Sertifikat Gold dari RIAA karena berhasil terjual 500 ribu dalam sebulan.

Edhy Prabowo

https://rmol.id/images/berita/normal/2019/12/406695_10011016122019_IMG-20191215-WA0034.jpg

Edhy menuai kritik dari masyarakat lantaran menghapus kebijakan pelarangan ekspor benih lobster yang dibuat Susi Pudjiastuti. (RMOL)

Edhy Prabowo adalah Menteri Kelautan dan Perikanan yang menggantikan Susi Pudjiastuti. Di masa awalnya bertugas, Edhy telah mencanangkan kebijakan yang menuai protes publik terkait perizinan ekspor benih lobster. Sebelum menjabat sebagai menteri, Edhy bertugas sebagai Komisi IV DPR RI periode 2014-2019 yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan.

Blackpink

https://www.wowkeren.com/display/images/photo/2019/12/19/00288779.jpg

Selain BTS, Blackpink menjadi grup vokal kedua yang paling banyak dicari di Google. (Wowkeren)

Selain BTS, Blackpink menjadi grup vokal kedua dari Korea Selatan yang menarik perhatian warganet Indonesia. Lewat lagunya “Kill This Love”, Jisoo, Jennie, Rose, dan Lisa berhasil menjadikan video klip mereka sebagai video musik Korea yang paling banyak ditonton di Youtube.

Wishnutama

https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2019/11/13/42b68a1e-98cd-4639-a6fb-ebf8b125d569_169.jpeg?w=600&q=90

Wishnutama menjadi sorotan usai ditunjuk sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Detik)

Wishnutama lahir di Jayapura, 4 Mei 1976. Setelah menyelesaikan studinya di jurusan komunikasi di Mount Ida College, Amerika Serikat, Wishnutama bekerja sebagai asisten produksi di New England Cable News Amerika. Sebelum ditunjuk menjadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Whisnutama dikenal aktif bekerja di dunia pertelevisian. Lelaki berkacamata ini juga menjabat sebagai Komisaris Kumparan.

Idolamu masuk daftar tokoh yang populer ini nggak, Millens? (IB15/E06)

Tags:

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

Copyright © 2025 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved