Bukan Orang Miskin, Dia Mengemis untuk Membayar Angsuran Mobil!

Bukan Orang Miskin, Dia Mengemis untuk Membayar Angsuran Mobil!
Ilustrasi: Untuk mengangsur kredit mobil, SL mengemis di sejumlah titik di Jepara. (News.trust)

SL bukanlah orang miskin, hanya berprofesi sebagai pengemis. Setiap hari ke Jepara, perempuan asal Kudus ini mengemis untuk membayar angsuran mobil.  

Inibaru.id - Sebelum memutuskan membeli mobil, ukur kemampuaan finansialmu dulu, Millens! Jangan sampai membeli kendaraan dengan cara gegabah yang malah menjerumuskanmu pada kesulitan, seperti yang dilakukan seorang warga Kudus berinisial SL ini.

SL diciduk oleh Satpol PP dan Dinas Sosial Pemberdayaaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) saat sedang mengemis di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jika biasanya pengemis meminta-minta uang untuk bisa makan, SL mengaku mengemis untuk membayar angsuran mobil. What?

Yap, kamu nggak salah dengar, kok! Perempuan asal Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus itu mengaku mengkredit mobil tiga tahun bersama anak-anaknya. Mereka mengangsur mobil secara bergantian.

"Saya beli dengan uang muka sebesar Rp 10 juta, dibantu anak-anak," kata SL di kantor Satpol PP Jepara, Selasa (6/9/2022).

Untuk membayar angsuran kredit mobil, SL mengemis di sejumlah titik di Jepara. Dalam sehari, SL mengaku bisa mendapatkan uang minimal Rp 150.000-200.000, meski pernah suatu kali mendapat uang Rp 700 ribu dalam waktu 21 jam saat mengemis di depan minimarket di Jalan Kartini, Jepara.

"Setiap bulan saya bantu bayar kreditan Rp 1,5 juta, sisanya anak-anak. Kreditnya sudah lunas. Mobilnya untuk mobil keluarga," kata SL.

Kadang Diantar Naik Mobil

Ilustrasi: Pengemis asal Kudus mengaku kadang diantar jemput oleh anaknya menggunakan mobil yang dia beli. (Pixabay/Stocksnap) 
Ilustrasi: Pengemis asal Kudus mengaku kadang diantar jemput oleh anaknya menggunakan mobil yang dia beli. (Pixabay/Stocksnap) 

Saat mengemis, SL mengenakan topi hitam dan baju rombeng. Setiap berangkat mengemis, nggak jarang dia diantar jemput anaknya menggunakan mobil yang dia beli. Kadang dia juga menumpang kendaraan umum.

"Di rumah nggak punya pekerjaan," kata SL menjelaskan kesibukan dia sehari-hari di rumah.

Kabid Rehabperlinjamsos pada Dinsospermades Jepara Budi Sulistyawan mengatakan, pihaknya sudah menelusuri keberadaan rumah pengemis tersebut. Dia juga telah mendapatkan fakta bahwa pengemis itu memiliki mobil baru dan bukan orang miskin.

"Kami sudah dapati fakta-fakta soal pengemis itu. Dia rupanya menjadikan mengemis sebagai profesi," kata Budi.

Wah, ini contoh usaha yang nggak benar ya, Millens. Keadaan ekonomi boleh miskin, tapi mental jangan ikut-ikutan miskin. Belum tentu juga yang kasih duit ke pengemis ini punya mobil ya! Ha-ha. (Siti Khatijah/E03)

Artikel ini telah terbit di Medcom.id dengan judul Warga Kudus Ngemis di Jepara Buat Bayar Angsuran Mobil.