BerandaHits
Jumat, 3 Apr 2026 16:50

ASN WFH tiap Jumat? Ini Tips Menata Ruang Kerja di Rumah agar Tetap Produktif!

Penulis:

ASN WFH tiap Jumat? Ini Tips Menata Ruang Kerja di Rumah agar Tetap Produktif!Sundara
ASN WFH tiap Jumat? Ini Tips Menata Ruang Kerja di Rumah agar Tetap Produktif!

Ilustrasi: Bekerja di rumah. (WFH)

ASN yang WFH setiap Jumat tetap bisa produktif dengan menata ruang kerja di rumah: tentukan sudut fokus, pisahkan area kerja dan santai, serta atur posisi duduk agar nyaman.

Inibaru.id - Kebijakan Work from Home (WFH) kembali jadi sorotan setelah pemerintah pusat menetapkan pola fleksibel bagi ASN setiap Jumat. Proses adaptasi ini tentu saja nggak sulit, mengingat banyak pekerja di Indonesia sudah terbiasa menyediakan ruang untuk melakoni rutinitas tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, tantangan WFH nggak selalu soal ruang, tapi juga ritme rumah yang jauh lebih "hidup" karena di ruang tersebut anak tetap butuh perhatian, ada aktivitas keluarga, bersinggungan dengan urusan domestik, hingga suasana yang lebih bising.

Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia mengatakan bahwa kebiasaan WFH kini berbeda jauh dari masa pandemi.

"Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang, WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor," ujar Melina dalam keterangan tertulis yang diterima Inibaru.id, Kamis (2/4).

Melina mengatakan, banyak keluarga sudah menemukan titik kerja masing-masing, misalnya di meja belajar anak, dekat jendela, atau area yang bisa diberi tirai sebagai pembatas. Tapi, ada hal-hal dasar yang tetap penting diingat.

"Yang sering terlupa adalah kenyamanan jangka panjang. Hindari bekerja di tempat tidur karena tubuh cepat mengantuk, pastikan posisi duduk didukung dengan baik, tambahkan penopang sederhana seperti cushion atau meja lipat bila perlu," imbuhnya.

Tips agar WFH Lebih Nyaman

Dengan pola kerja yang semakin fleksibel, menata ruang agar mendukung fokus dan kenyamanan jadi kian penting.

Berikut adalah tujuh tips sederhana untuk membuat WFH lebih nyaman, tenang, dan produktif:

1. Tentukan Sudut Kerja yang Mendukung Fokus

Tidak semua orang punya ruang khusus untuk bekerja. Yang penting adalah menemukan titik di rumah yang membantu fokus, bisa di sudut ruang keluarga, dekat jendela, atau meja yang biasanya untuk dekorasi.

Dengan kursi nyaman dan pencahayaan tepat, sudut kecil ini bisa seefektif meja kantor. Jika ruang terbatas, pilih area yang mudah dibereskan setiap hari agar rumah tetap terasa seperti rumah, bukan kantor pindahan.

2. Buat Pembeda Sederhana antara Area Kerja dan Santai

Banyak rumah menggabungkan ruang makan, keluarga, dan kerja. Pembeda kecil membantu otak "ganti mode". Karpet mini, meja lipat, atau arah duduk berbeda bisa menjadi batas visual.

Jika semua ruangan menyatu, ritual merapikan alat kerja setiap selesai sangat membantu memisahkan waktu kerja dan pribadi.

3. Gunakan Pencahayaan yang Membantu Konsentrasi

Cahaya alami selalu terbaik, tapi tidak semua sudut rumah punya akses. Jika area agak gelap, tambahkan lampu meja atau lampu lantai.

Arah cahaya yang bisa diatur mengurangi silau layar, terutama bila bekerja di meja makan atau sofa. Pencahayaan tepat bukan hanya membuat ruangan terang, tapi juga membangun suasana kerja lebih fokus.

4. Atur Posisi Duduk agar Tubuh Tidak Cepat Lelah

Bekerja nyaman tidak selalu butuh kursi kantor. Sofa, bangku panjang, atau lantai dengan meja lipat pun bisa, selama ada penopang punggung dan posisi duduk tidak membuat tubuh kaku.

Bantal kecil membantu postur, sedangkan footrest membuat duduk lebih rileks. Berganti lokasi sepanjang hari, misalnya pagi di meja makan, siang di sofa, sore di teras rumah, membuat tubuh bergerak dan mengurangi ketegangan.

5. Kelola Kebisingan dengan Cara Realistis

Rumah tidak selalu tenang: suara kendaraan, anak bermain, tukang sayur, kurir, hingga penghuni lain pasti terdengar. Peredam suara tidak selalu praktis, tapi karpet, tirai tebal, atau sofa besar bisa meredam gema.

Headset noise cancelling jadi penyelamat saat rapat online. Jika bekerja di teras, pilih waktu sepi dan beri tahu anggota keluarga jadwal rapat. Cara ini membuat alur kerja lebih lancar tanpa mengubah tata rumah.

6. Simpan Barang Tidak Terpakai agar Area Kerja Tetap Rapi

Meja rapi tidak berarti kosong. Pastikan hanya barang yang dibutuhkan ada di sudut kerja. Alat tulis, kabel, dan dokumen bisa disimpan di wadah khusus. Rak dinding, wadah portable, atau troli kecil bisa dipindahkan bila sudah selesai bekerja.

Area rapi membantu fokus dan mengurangi lelah visual. Setelah selesai, simpan semua peralatan agar rumah kembali ke fungsi utamanya.

7. Bangun Rutinitas Kecil untuk Awal dan Akhir Hari Kerja

WFH sering membuat batas waktu kabur. Rutinitas kecil menandai awal dan akhir hari: menata meja sebentar sebelum mulai, membuat minuman favorit, atau memutar playlist sebagai sinyal "hari kerja dimulai" . Setelah selesai, simpan alat kerja, matikan lampu atau pindah ruangan agar tubuh dan pikiran ikut ganti mode. Konsistensi sederhana ini membuat hari kerja lebih terstruktur.

Dengan penataan yang tepat, rumah tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tapi juga ruang yang mendukung berbagai aktivitas, termasuk bekerja dan produktif. Kamu yang pernah WFH, punya tips khusus lain nggak, Gez? (Sundara/E10)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved