Terdampak Covid-19, Nilai Ekspor Jateng Sepanjang 2020 Alami Penurunan

Terdampak Covid-19, Nilai Ekspor Jateng Sepanjang 2020 Alami Penurunan
Truk kontainer melakukan bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (10/2/2021). Kinerja ekspor Jateng mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pandemi Covid-19 berdampak sangat buruk terhadap situasi ekonomi di Jawa Tengah. Salah satu korbanya adalah kinerja ekspor yang menurut akibat wabah virus ini. Dibanding 2019, kinerja ekspor 2020 mengalami penurunan. Seberapa buruk ?

Inibaru.id – Kinerja ekspor Jawa Tengah sepanjang 2020 cukup terdampak oleh pandemi Covid-19. Gap penurungan nilai ekspor itu cukup besar dibandingkan dengan pada 2019.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono mengatakan, nilai ekspor Jateng sepanjang 2020 tercatat mencapai 8.093,38 juta dolar AS, sedangkan pada 2019 berada di 8.516,70 juta dolar AS.

"Ekspor Januari-Desember 2020 masih mencatat penurunan sebesar 4,97 persen. Penurunan yg paling tinggi terjadi di negara AS dengan nilai ekspor yg menurun sebesar 116,35 juta dolar AS," ujar Sentot.

Sementara, kondisi neraca perdagangan di Jawa Tengah pada 2020 juga mengalami defisit sebesar 626,42 juta dolar AS. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Truk kontainer melakukan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (10/2/2021). Kinerja ekspor Jateng mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)