Kini, Masker Kain Nggak Lagi Dianjurkan untuk Dipakai?

Kini, Masker Kain Nggak Lagi Dianjurkan untuk Dipakai?
Masker kain nggak lagi dianjurkan untuk dipakai? (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Penularan Covid-19 yang kembali meningkat membuat pakar kesehatan bereaksi. Masyarakat pun diminta memperketat protokol kesehatan. Benarkah kini masker kain nggak lagi dianjurkan untuk dipakai?

Inibaru.id – Nggak hanya masker medis, banyak orang yang memakai masker kain untuk dipakai keluar rumah. Masker ini bisa dicuci dan kemudian dipakai kembali di lain waktu sehingga dianggap lebih praktis. Namun, saat jumlah kasus positif Covid-19 kembali meningkat belakangan ini, masker kain kini nggak lagi dianjurkan untuk dipakai.

Awal mula masyarakat Indonesia mulai banyak memakai masker kain adalah saat harga masker medis melonjak gila-gilaan pada saat Covid-19 baru mulai menyerang Indonesia. Ragam masker kain yang bisa dibeli di pasaran pun bermacam-macam. Tapi tetap saja yang dianggap lebih aman adalah masker kain tiga lapis.

Nah, saat kini angka positif Covid-19 melonjak tajam, termasuk ditemukannya virus Corona varian Delta yang lebih mudah menular, pakar kesehatan pun nggak lagi menganjurkan pemakaian masker kain tiga lapis.

“Masker kain sudah tidak dianjurkan, lagipula masker bedah sudah banyak tersedia dan harganya terjangkau. Gunakan hanya masker berkualitas,” saran dr Dirga Sakti Rambe, Jumat (18/6/2021).

Kini, masker kain dianggap kurang bisa memberikan perlindungan maksimal dalam mencegah paparan virus. Meski begitu, masker kain bisa dipakai jika kamu ingin memakai masker dobel bersama dengan masker bedah. Perlindungan dari virus pun bisa jadi lebih baik.

Menggunakan Masker Ganda Alias Masker Dobel

Masker kain bisa dipakai bersama dengan masker medis demi memberikan perlindungan lebih baik. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Masker kain bisa dipakai bersama dengan masker medis demi memberikan perlindungan lebih baik. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Banyak pakar kesehatan dan influencer yang belakangan ini menyuarakan penggunaan masker ganda alias masker dobel. Penggunaan masker ganda ini dianggap lebih baik untuk dipakai di keramaian atau tempat-tempat yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19.

Kalau menurut data yang dikeluarkan Katadata, disebutkan kalau masker kain tunggal hanya memberikan perlindungan dari virus sebanyak 41 sampai 44 persen. Kalau memakai masker medis tunggal, perlindungannya jadi naik sebanyak 43 sampai 62 persen.

Kalau kamu memakai masker ganda berupa masker medis yang ditempatkan di atas masker kain, perlindungannya bakal jadi 55 sampai 60 persen. Nah, kalau masker gandanya berupa masker medis semua, perlindungannya jadi naik 55 sampai 66 persen. Menariknya, kalau kamu memakai masker kain yang ditempatkan di atas masker medis, perlindungannya jadi 66 sampai 81 persen.

“Saya menyarankan untuk mengganti masker maksimal 6 jam, atau segera ganti setelah masker basah atau kotor,” saran Dirga.

Dirga juga memberikan saran terkait dengan membuang masker yang sudah dipakai. Dia meminta masyarakat nggak asal membuangnya. Sebagai contoh, segera buang masker di tempat sampah, bukannya meletakkannya dulu di meja atau tempat-tempat yang berpotensi disentuh oleh banyak orang lainnya.

Usai membuang masker, cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang memiliki bahan utama alkohol.

Melihat fakta ini, mulai sedia masker medis untuk dipakai ke luar rumah, ya Millens. (Det,Kat/IB09/E05)