Jangan Bingung, 27 Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Ini Tersedia di Kota Semarang

Jangan Bingung, 27 Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Ini Tersedia di Kota Semarang
Kota Semarang menyediakan tempat isolasi mandiri (isoman) bagi pasien Covid-19. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Di Kota Semarang, ada 27 tempat yang bisa dipakai untuk merawat pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) dan pasien yang mengalami gejala berat atau sedang. Di mana sajakah tempat itu?

Inibaru.id – Belakangan ini, jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) semakin meningkat. Masalahnya, nggak semua pasien isoman bisa mendapatkan tempat untuk isolasi mandiri dengan aman dan nyaman. Anak kos misalnya, terkadang bahkan sampai diminta mencari tempat lain karena pemilik kos nggak ingin penghuni lainnya ketakutan.

Nah, untungnya, kini semakin banyak bermunculan shelter alias tempat-tempat yang bisa dipakai pasien isoman untuk bernaung sembari meningkatkan sistem imun agar bisa segera sembuh. Di Semarang sendiri, setidaknya ada 27 tempat, lo!

Nah, kalau kamu membutuhkan informasi terkait shelter untuk isoman ini, bisa kok menghubungi nomor telepon 1500-132. Kalau nggak, kamu jugabisa mendaftarkan diri ke Puskesmas terdekat atau chat ke nomor WhatsApp 0895 -3768 -60088.

Nah, dari 27 tempat isolasi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengelola 6 tempat melalui Dinas Kesehatan. Tempat-tempat tersebut adalah:

1.       Rumah Dinas Wali Kota Semarang yang ada di Jalan Abdul Rahman Saleh, Kalipancur, Ngaliyan. Tempat ini memiliki kapasitas 206 tempat tidur.

2.       Balai Diklat BKPP di Jalan Fatmawati No 73 A Kedungmundu, Tembalang. Tempat ini memiliki kapasitas 100 tempat tidur.

Pemkot Semarang menyediakan 6 tempat untuk isolasi mandiri. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Pemkot Semarang menyediakan 6 tempat untuk isolasi mandiri. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

3.       Miracle Healing Center Marina di Jalan Taman Marina, Kecamatan Semarang Barat. Daya tampungnya adalah 100 orang.

4.       Asrama Mahasiswa UIN Walisongo di Jalan Sunan Giri No 4, Tambakaji, Ngaliyan. Daya tampungnya adalah 124 orang.

5.       Asrama Haji Transit di Jalan Abdul Rahman Saleh No.285, Kalipancur, Ngaliyan. Daya tampung tempat ini adalah 110 tempat tidur.

6.       Gedung Laboratorium Kesehatan Masyarakat Unimus di Wonolopo, Mijen. Tempat ini memiliki daya tampung 90 orang.

Tempat-tempat ini bisa dipakai pasien isolasi mandiri dengan gejala ringan atau mereka yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Nah, kalau gejala pasien sedang atau berat, bisa mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan (nakes) di 21 rumah sakit di Kota Semarang. Berikut adalah daftar rumah sakit tersebut.

Ada juga 21 rumah sakit yang siap merawat pasien Covid-19 di Kota Semarang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Ada juga 21 rumah sakit yang siap merawat pasien Covid-19 di Kota Semarang. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

-          RSUP dr Kariadi Semarang.

-          RS St. Elisabeth Semarang.

-          RS Telogorejo Semarang.

-          RS Permata Medika.

-          RS William Booth.

-          RS Roemani Muhammadiyah Semarang.

-          RSI Sultan Agung Semarang.

-          RS Bhakti Wira Tamtama Semarang.

-          RS Bhayangkara Semarang.

-          RSU Panti Wilasa, Citarum.

-          RS Panti Wilasa Dr Cipto.

-          RSUD Tugurejo Semarang.

-          RSJD Dr Amino Gondohutomo.

-          RS Hermina Pandanaran.

-          RS Hermina Banyumanik.

-          RS Banyumanik.

-          RSU Banyumanik 2.

-          RSUD KRMT Wongsonegoro (Ketileng).

-          RS Nasional Diponegoro.

-          RS Columbia Asia Semarang.

-          RS Darurat Covid-19 Kota Semarang.

Soal ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Kota Semarang, masih di angka 57 persen. Per 19 Juli 2021, setidaknya dari 3.186 tempat tidur, sudah terisi 1.816 pasien. Nah, kalau pasien isoman, sebanyak 1.912 dirawat di Kota Semarang.

Jadi, sudah tahu kan tempat bagi pasien isoman di Kota Semarang. Jangan ragu kalau membutuhkan bantuan medis, ya, Millens? (Kom/IB09/E05)