Duh, Banyak Daerah Keluhkan Kehabisan Vaksin Covid-19!

Duh, Banyak Daerah Keluhkan Kehabisan Vaksin Covid-19!
Tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 membuat stok vaksin di sejumlah daerah habis. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Sejumlah daerah mengeluhkan kehabisan vaksin Covid-19. Hal ini disebabkan oleh animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi yang cukup tinggi. Daerah mana saja ya yang mengalaminya?

Inibaru.id – Pemerintah Indonesia semakin menggencarkan vaksinasi Covid-19 demi menekan penularan virus Corona. Sayangnya, hal ini terkendala oleh banyak hal. Bahkan, belakangan ini sejumlah daerah mulai mengeluhkan kehabisan vaksin Covid-19. Di mana saja ya daerah tersebut?

Kamu tahu sendiri kan, pemerintah sudah menargetkan vaksin harian sebanyak 1 juta dosis per hari. Target ini seringkali belum bisa benar-benar tercapai.

Proses vaksinasi di banyak tempat juga banyak yang lumayan ribet sehingga dikeluhkan warganet di media sosial.

Nah, berikut adalah sejumlah daerah yang sudah mengeluhkan kehabisan vaksin Covid-19.

1.       Sumatera Barat

Yap, yang mengeluhkan kehabisan vaksin Covid-19 nggak hanya kota atau kabupaten, Millens. Realitanya, Provinsi Sumatera Barat sudah mengeluhkan vaksin Covid-19 habis karena sudah didistribusikan ke daerah-daerah yang ada di wilayahnya. Terakhir, jumlah yang didistribusikan adalah 903.710 dosis.

Kalau menurut keterangan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Sumbar Hefdi, disebutkan bahwa Dinkes Sumatara Barat sudah mengirim surat yang isinya adalah permintaan tambahan vaksin ke Kementerian Kesehatan sejumlah 150 ribu dosis.

Sebenarnya, sih, meski kehabisan, Gubernur Sumbar Mahyeldi justru senang dengan kondisi ini. Hal ini disebabkan oleh tingginya kesadaran masyarakat Sumbar untuk mendapatkan vaksinasi. Kesadaran ini bahkan cukup merata di seluruh Sumbar.

Setidaknya, sudah ada empat provinsi yang meminta tambahan dosis vaksin Covid-19 ke Kemenkes pusat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Setidaknya, sudah ada empat provinsi yang meminta tambahan dosis vaksin Covid-19 ke Kemenkes pusat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

2.       Sumatera Selatan

Beda lagi dengan kondisi vaksinasi di Sumatera Barat. Dinas Kesehatan setempat justru mengkhawatirkan kalau provinsi ini nggak bakal mendapatkan target herd immunity pada awal 2022. Penyebabnya, banyak stok vaksin yang telah habis di sana. Yang tersisa hanya vaksin dosis kedua, itupun nggak banyak, yakni 100 ribu dosis saja.

“Pemprov Sumsel tengah gencar mencapai target vaksinasi 70 persen masyarakat hingga mendapatkan kekebalan komunal, namun stok sudah habis,” keluh Dinkes Sumsel Lesty Nuraini.

Sejauh ini, Sumsel sudah memberikan 1,6 juta dosis vaksin ke warganya. Mereka seharusnya mendapatkan jatah 150 ribu vial dosis per bulan, namun sejauh iin hanya mendapatkan 30 ribu vial saja per bulan.

3.       Jawa Barat

Ternyata, kondisi kehabisan vaksin juga dialami Provinsi Jawa Barat, lo, Millens. Pada Kamis (22/7/2021) lalu, Gubernur Ridwan Kamil menggelar konferensi pers virtual mengaku kondisi stok vaksin sudah kosong.

“Jadi dari 9 juta vaksin yang didapat dari pemerintah, Jabar 74 sudah selesai, kemudian banyak yang minta vaksin lagi, tapi masih kosong, baru datang bulan Agustus,” terang Emil, Kamis (22/7).

Selain tiga provinsi ini, sejumlah daerah seperti Kota Kendari di Sulawesi Tenggara, Manado di Sulawesi Utara, dan Batam di Kepulauan Riau juga sudah kehabisan stok vaksin. Khusus untuk Kepulauan Riau, Pemprov bahkan sampai mengirim surat tiga kali ke Kemenkes untuk mendapatkan tambahan stok vaksin.

Wah, semoga saja stok vaksin kembali tersedia sehingga vaksinasi Covid-19 bisa semakin cepat dilakukan ke masyarakat, ya Millens. (Kum/IB09/E05)