Angka Covid-19 Jateng Meningkat, Gubernur: Tetap Disiplin Prokes!

Angka Covid-19 Jateng Meningkat, Gubernur: Tetap Disiplin Prokes!
Ilustrasi: Angka penderita Covid-19 pada Minggu (8/8) di Jawa Tengah mencapai 1.546 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit dan tempat isolasi. (Republika/Thoudy Badai)

Angka pengidap Covid-19 di Jawa Tengah meningkat selama akhir pekan ini. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan. 

Inibaru.id - Semakin hari angka positif Covid-19 di Jawa Tengah terus meningkat. Hingga Minggu (7/8/2022) telah tercatat sebanyak 1.546 orang terkonfirmasi virus corona yang dirawat di berbagai rumah sakit dan tempat isolasi di Jateng.

Angka positif terus meningkat secara signifikan pada akhir pekan ini. Pada Jumat (5/8) tercatat kurang dari 1.200 orang terkonfirmasi Covid-19. Namun, angka itu meningkat menjadi 1.460 orang pada Sabtu (6/8). Artinya dalam sehari ada penambahan kasus sebanyak 321 orang.

Grafik penderita Covid-19 terus meningkat hingga 1.546 orang pada Minggu (7/8). Saat ini mereka dirawat di sejumlah rumah sakit dan tempat isolasi di Jateng.

Peningkatan kasus Covid-19 ini diduga terjadi karena lemahnya pelaksanaan protokol kesehatan dan banyaknya kegiatan sejak akhir bulan ini. Adanya kegiatan di beberapa tempat itu pastinya menimbulkan kerumunan.

Hal tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghimbau agar masyarakat nggak berhenti menerapkan protokol kesehatan.

“Sekali lagi saya minta warga tetap disiplin protokol kesehatan dan lebih gencar melakukan vaksinasi booster,” kata Ganjar pada Minggu (7/8).

Nggak lupa dia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memakai masker di tempat keramaian karena itu bisa menjadi salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini.

“Seberapa banyak pun upaya yang ditempuh pemerintah, kalau warga nggak mempunyai kesadaran tinggi mejaga diri, ya akan cukup sulit (menekan angka Covid-19),” imbuhnya.

Selain itu, Ganjar menganjurkan agar vaksinasi booster pertama terus dipercepat. Langkah ini diharapkan akan selesai dalam kurun waktu tiga bulan ke depan dari total target sebanyak 24 juta jiwa. Kalau tercapai, langsung booster dosis kedua atau suntik ke-4 vaksin Covid-19.

Duh, kalau angkanya terus meningkat begini dan kita nggak segera menyadarinya, bisa bahaya, lo! Kita perketat protokol kesehatan lagi yuk, Millens(MI/IB20/E03)