Tenaga Kesehatan yang Terjangkit Covid-19 di Jateng Turun, Vaksinasi Berhasil?

Tenaga Kesehatan yang Terjangkit Covid-19 di Jateng Turun, Vaksinasi Berhasil?
Tenaga Kesehatan (Nakes) melakukan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Pandanaran, Semarang, Rabu (10/2/2021). Hingga saat ini sudah 70 persen Nakes yang disuntik vaksin Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Jateng sudah berjalan hampir sebulan. Sejak suntikan pertama pada 14 Januari 2021, nakes yang terpapar corona diyakini berkurang.

Inibaru.id – Program vaksinasi yang disuntikan ke tenaga kesehatan di Jawa Tengah mulai terlihat dampaknya. Semenjak penyuntikan pertama pada 14 Januari lalu, jumlah nakes yang terpapar Covid-19 di Jawa Tengah mengalami tren penurunan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam keterangan pers belum lama ini. Sampai minggu terakhir ini, grafik jumlah nakes yang terpapar Covid-19 mulai mengalami penurunan.

"Tiga minggu terakhir itu terus menurun. Minggu terakhir, hanya 55 nakes yang terpapar. Itu turunnya sangat drastis dari sebelum divaksin," ungkap Ganjar. "Sebelumnya ada 200-an nakes yang terpapar, Jumlah itu turun jadi 170-an, 140-an, lalu terakhir hanya 55 kasus dalam seminggu," ucapnya.

Data ini, menurut Ganjar, sangat bagus karena akan menambah keyakinan masyarakat terhadap kemampuan vaksin Covid-19. Pihaknya mengaku akan terus mendorong sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi ini. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Tenaga Kesehatan (Nakes) melakukan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Pandanaran, Semarang, Rabu (10/2/2021). Pemprov Jateng menargetkan akan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada 171.105 nakes. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)