Penggali Kubur Permakaman Covid-19: Akhir Pekan Ini di Rumah Sajalah!

Penggali Kubur Permakaman Covid-19: Akhir Pekan Ini di Rumah Sajalah!
Penggali kubur di permakaman khusus Covid-19 di TPU Jatisari Mijen,di Semarang, Kamis (4/2/2021). (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Menjadi orang yang setiap hari bergelut dengan jenazah korban Covid-19 di Kota Semarang, Maryadi turut menyerukan program 'Jateng di Rumah Aja' yang belakangan didengungkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kenapa?

Inibaru.id – Korban yang terus berjatuhan membuat Maryadi, salah seorang penggali kubur di permakaman khusus penderita Covid-19 di Kota Semarang, khawatir. Dia pun menyambut baik program 'Jateng di Rumah Saja' yang didengungkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranomo belum lama ini.   

"Saya mendukung Jateng di Rumah Saja karena (program) ini kan untuk mencegah penyebaran (Covid-19)," ungkap Maryadi di TPU Jatisari Semarang, Kamis (4/2/2021) sore. "Jadi, akhir pekan ini di rumah sajalah."

Lelaki asal Boyolali itu menganggap program Pemprov Jateng ini merupakan usaha yang baik untuk mengurangi angka Covid-19. Lebih dari itu, program Jateng Di Rumah Saja yang jatuh pada Sabtu dan Minggu, jadi nggak banyak orang yang berangkat kerja.

Perlu kamu tahu, Jateng di Rumah Saja adalah program yang dikeluarkan Pemprov Jateng yang bakal berlangsung pada 6-7 Februari 2021 mendatang. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Suasana pemakaman di TPU Jatisari Mijen,di Semarang, Kamis (4/2/2021). Hingga kini ratusan jenazah Covid-19 yang dimakamkan di sini. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)